Sabtu, 25 Mei 2013

WisataKuliner Solo - Srabi Notosuman, Oleh-oleh Solo


Wisata Kuliner Indonesia #278
Kuliner Solo
SRABI NOTOSUMAN

Jl. Muh. Yamin No. 49
Telp: 0271 - 655906, 639049
Solo


Kalo di Jawa Barat, Serabi biasanya menggunakan oncom. Ada juga yang menggunakan gula kinca. Nah di Solo, serabi atau srabi ini kuat di rasa kelapanya sehingga rasa gurih dan manisnya sudah memberikan cita rasa yang juara. Srabi Notosuman, salah satu penjaja serabi legendaris di kota Solo, memberikan alternatif oleh-oleh dari kota ini. Tersedia dua pilihan: Serabi Biasa serta Serabi Cokelat. Aroma gurih kelapa di dalam "daging" serabi yang empuk dengan sentuhan rasa manis dari gula pasir terasa "meleleh" di mulut. Saya pribadi lebih suka dengan ke-original-an srabi yang biasa dibanding yang sudah ditabur cokelat. Tapi yang coklat banyak disukain ama anak saya. Harga serabi biasa 2000rupiah aja sedang yang bertabur coklat 2200 rupiah. Biasanya untuk oleh-oleh dijual perdus isi 10 buah.


"Fresh from the oven", Serabi Notosuman ini selalu dihadirkan baru. Panggangan serabi berbahan bakar arang selalu mengeluarkan asap tanda proses memasak yang tak kunjung henti untuk melayani pesanan dari pengunjung yang terus berdatangan. Tampaknya proses memasak memakai arang inilah yang membuat rasa gurih kelapa dari Serabi Notosuman ini benar-benar nonjok. Sayangnya memang, karena berbahan dasar kelapa dan tanpa bahan pengawet, maka daya tahan serabi ini tidak lama. Sang penjaga menyatakan kalo beli siang ya malemnya udah harus abis, gak bisa dibesokin. Tapi saya coba begitu sampai rumah masuk kulkas, ternyata serabi ini bisa juga bertahan barang dua hari. Selain di Solo, ternyata saat ini Srabi Notosiman telah membuka cabang di beberapa kota lainnya seperti Kediri, Magelang, Bandung, Klate, Salatiga dan Surabaya. Ke Solo? Jangan lupa bawa oleh-oleh Srabi Notosuman ini untuk keluarga di rumah.

Mau tahu tempat makan lainnya di Kota Solo? Silakan cek disini > Wisata Kuliner Solo

Jumat, 10 Mei 2013

WisataKuliner Solo - Sate Buntel Tambak Segaran


Wisata Kuliner Indonesia #277
Kuliner Solo
Sate Buntel Tambak Segaran

Jl. Tambaksegaran 39 (Jl. Sutan Syahrir 149)
Telp: 0852 93418580
Solo


Sate Buntel, sate dibuntel? Kayak gimana? Itulah pertanyaan yang muncul di kepala saya ketika diajak Mas Hendri, blogger dari kota Solo, untuk bersantap malam kuliner Solo yang unik ini di Sate Buntel Tambak Segaran. Dua porsi sate buntel pesanan kami langsung hadir di meja kami. Tidak seperti sate yang biasanya potongan daging yang ditusuk, sate buntel ini disajikan tidak dengan tusuknya. Sate unik ini tidak dari potongan daging, tapi daging kambing yang dicincang, kemudian dibuntel (dibalut) lemak tipis yang melumer saat dibakar. Disajikan dengan bumbu kecap yang dahsyat, tidak seperti bumbu kecap lainnya, bumbu kecap untuk sate buntel ini terasa kaya rempah dengan rasa yang tidak sederhana, ditambah acar sebagai pelengkap. Rasa legit dari bumbu kecap yang meresap sampai kedalam daging memang patoet dipoedjiken, salah satu sajian sate terenak yang pernah saya coba. Mungkin karena saya penggemar manis yah? Apalagi dengan tidak perlunya usaha keras untuk menyantapnya karena dagingnya empuk dan sudah dilepaskan dari tusuknya. Harga satu porsi besar sate buntel ini Rp. 35.000,-

Ini nih tampilan sate buntel sebelum dibakar, terlihat lemak putih yang membalut daging kambing cincang didalamnya. Kemudian dibakar dengan dilumuri bumbu khusus, tampaknya lumeran lemak dan bumbu tersebut yang menjadi kunci kelezatan kuliner solo yang satu ini.

Tidak sulit menemukan Sate Buntel Tambak Segaran, letaknya di jalan besar dan bakarannya ada di depan sehingga aroma satenya dengan mudah menyeruak :) Tapi jangan salah masuk yah, di samping sate buntel ini terdapat kedai sate babi yang tentu berbahaya buat yang muslim hehehe. Buka dari jam 10 sampai jam 11 malam, bagi penggemar sate, dan terutama yang juga penggemar aroma manis, Sate Buntel ini harus menjadi destinasi wajib jika berburu kuliner Solo.

Mau tahu tempat makan lainnya di Kota Solo? Silakan lihat disini --> Wisata Kuliner Solo

Kamis, 09 Mei 2013

WisataKuliner Solo - Selat Mbak Lies



Wisata Kuliner Indonesia #276
Kuliner Solo
Warung Selat Mbak Lies

Jl. Serengan 42
Telp: 0271-653332
Solo


Selat Solo, ini adalah kuliner Solo yang menjadi buruan saya ketika mengunjungi kota budaya di Jawa Tengah ini. Salah satu kedai yang menjajakan kuliner ini dan cukup legendaris adalah Warung Selat Mbak Lies. Mari kita coba menu andalannya: Selat Bestik. Irisan daging sapi yang empuk tapi mungil bertengger di atas telur pindang, kentang goreng, dengan sayuran: wortel, tomat, buncis dan selada ditemani dengan ceriping kentang (kentang tipis digoreng garing), acar timun, irisan bawang merah dan yang spesial "mayonaise jawa". Kenapa spesial? Karena Mayonaise ini tidak bisa ditemui di hidangan lain, khusus untuk Selat Solo. Rasanya yang sedikit asam dan manis, berpadu cantik dengan kuah selat solo yang manis (seperti kuah semur), memberikan kesegaran yang unik dan bikin kecanduan. Satu porsi Selat Solo Bestik ini harganya 10ribu aja.

Tapi karena porsinya cukup mungil (buat saya), akhirnya satu porsi Selat Solo Lidah hadir menjadi hidangan kedua di meja saya. Serupa dengan Selat Bestik, tetapi irisan daging sapinya diganti dengan lidah sapi yang tak kalah empuknya, gak perlu digigit :) Sedikit lebih mahal harga satu porsi Selat Lidah ini Rp. 13.000,-

Buat minumnya, Es Degan jadi pilihan paling tepat. Ada tiga pilihan pemanis yang dapat digunakan: Sirup, Gula Pasir dan Gula Jawa. Saya pilih Gula Jawa. Manis dan dinginnya pas di siang yang cukup panas di kota Solo ini.

Walau terletak di jalan kecil, Warung Selat Mbak Lies bisa tidak pernah sepi. Buka dari jam 10 pagi sampai jam 5 sore, pelanggan silih berganti memasuki kedai yang dekorasinya sangat unik ini. Kalo dari blog si empunya Warung Selat Solo ini, tampak bahwa banyak selebritis yang berkunjung ke tempat ini untuk menikmati hidangan Selat Solonya yang bikin kangen, penasaran?


Mau tahu tempat makan lainnya di Kota Solo? Silakan lihat disini --> Wisata Kuliner Solo

WisataKuliner Bandung - Lotek dan Cendol Alkateri


Wisata Kuliner Indonesia #275
Kuliner Bandung
Lotek Alkateri
Jl. Alkateri

Bandung

Lotek menjadi salah satu ikon kuliner Bandung yang banyak penggemarnya. Salah satu penjaja lotek yang memiliki pelanggan berlimpah adalah Lotek Alkateri. Apa sih yang mebuat lotek ini special? Kunjungan saya ke Lotek Alkateri ini di jam makan siang membuat pertanyaan tersebut berputar dalam otak, karena yang ngantri makanan sederhana ini panjaaanngggg.... Kaya ngantri sembako. "Pesan satu bu, makan disini" - "Pait atau nggak" - "Nggak bu" - "Pedes apa sedeng?" - "Sedeng aja", itulah perbincangan yang menjadi "SOP" setiap orang yang akan memesan Lotek ini. Yang jarang ditemukan di tempat lain adalah munculnya pertanyaan "Pait atau nggak", ini maksudnya adalah menanyakan kepada pelanggan apakah akan disertakan pare dan daun pepaya yang beraroma pahit ke dalam lotek tersebut. Bumbu kacang yang sudah diolah sebelumnya dimasukkan kedalam ulekan besar untuk disatukan dengan aneka sayuran dan tentu saja cabe rawit. Bumbunya benar-benar kental sehingga rasanya aduhai. Yang menarik adalah kerupuk yang biasanya menjadi pelengkap di sajian lotek, di Lotek Alkateri kerupuk pun masuk ulekan dan diremukkan bersama sayuran. Memberikan sensasi berbeda :) Satu lagi, Lotek Alkateri tidak disajikan dalam piring, tapi dalam "pincuk", kertas roti yang digulung berbentuk kerucut. Ribet? Ternyata nggak, mudah untuk dipegang dan tidak akan tumpah. Untuk mendapatkan kenikmatan yang unik dari salah satu ikon kuliner Bandung ini cukup merogoh kocek 9ribu saja.

Padanan paling tepat dari lotek alkateri adalah Cendol yang dijajakan disampingnya. Cendol yang disajikan juga unik, tidak seperti cendol lainnya yang berwarna hijau, Cendol Alkateri ini berwarna putih, kalo kata Detikfood bahan bakunya menggunakan aci kawung seperti yang digunakan untuk membuat Goyobod. Cendol ini juga disimpan dalam Gentong tanah liat, katanya untuk menjaga agar suhu cendol ini tetap dingin. Cendol yang sudah dicampur santan ini tinggal diguyur gula aren, sluruuppp...

Kalo bisa datang ke tempat ini sebelum jam makan siang, karena Lotek Alkateri sudah buka sejak jam 9 pagi, karena kalo datang pas jam makan siang ya harus bersabar mengantri karena banyak sekali pelanggan, terutama karyawan kantor, yang bersantap siang di tempat ini. Lokasinya di trotoar Jl Alkateri ujung, dekat perempatan dengan Jl ABC, di sebelah kiri jalan. Sekarang banyak yang menjajakan lotek dan cendol di sepanjang Jl. Alkateri ini, jadi jangan sampai tertukar yah...

Mau tahu tempat makan lainnya di Kota Bandung? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bandung

Selasa, 23 April 2013

WisataKuliner Bandung - Wedang Ronde Alkateri

Kuliner Bandung - Wedang Ronde Alkateri
Wisata Kuliner Indonesia #274
Kuliner Bandung
Wedang Ronde Alkateri

Jl. Alkateri
Bandung


Menyeruput kuah jahe yang manis dan panas di tengah udara dingin malam hari yang diselingi gerimis di kota Bandung memang paling pas. Apalagi dengan paduan ronde isi kacang tanah yang kenyal ahhh.... Ya itulah sensasi yang saya dapatkan ketika menikmati sajian Wedang Ronde Alkateri dekat daerah Alun-Alun Kota Bandung. Tante Gwat langsung menyapa dengan ramah ketika saya menghampiri kedainya yang terletak di sebuah gang di bilangan jalan alkateri. "Mau Ronde besar, kecil atau campur? Mau pake gula merah atau gula putih?" itulah pertanyaan yang ditanyakannya kepada setiap pelanggannya. Saya pilih Ronde campur dengan menggunakan gula merah. Paduan jahe dan gula merahnya memang pas, dan yang paling asik adalah tingkat kekenyalan dari rondenya yang juga "menyenangkan" dengan isi bubuk kacang tanah yang manis. Harga satu porsi Wedang Ronde Alkateri lengkap ini Rp. 13.000,-


Kuliner Bandung - Wedang Ronde Alkateri
"Orang-orang sih  manggil saya Tante Gwat. Udah jualan wedang ronde ini dari tahun 1984, dulu di pinggir jalan alkateri situ. Terus pindah ke gang ini supaya lebih luas tempat makannya", begitu jawab pemilik kedai ini dengan ramah ketika saya mencoba menanyakan kepada beliau tentang usahanya yang legendaris ini. Di usianya yang sudah mencapai 80 tahun, kondisi Tante Gwat tampak segar dan selalu ramah melayani pelanggan ditemani oleh kedua asistennya. Kedainya sendiri memang unik. Tempat pengolahan Wedang Ronde ini dengan tempat duduk untuk tamu terpisah dengan satu ruas gang kecil. Dan tampaknya suasana ini terus dipertahankan puluhan tahun lamanya.

Tapi sekarang untuk menikmati Wedang Ronde Alkateri kita tidak harus datang ke Jl Akateri ini. Di beberapa foodcourt di Bandung, kuliner legendaris ini sudah membuka cabangnya, sebut saja di The KiosK Dago, Paskal Hypersquare, Ciwalk, Riau Junction dan beberapa tempat lainnya. Tapi kalo mau menikmati di tempat asalnya juga tidak sulit mencarinya koq. Dari jalan Asia Afrika, setelah melewati Mesjid Agung, ambil jalur kanan dan belok kanan tepat sebelum Hotel Golden Flowers, Wedang Ronde Alkateri berlokasi tepat di belakang hotel yang dulunya gedung Asia Afrika Plaza ini. Jadi yang butuh kehangatan di dinginnya udara malam di Kota Bandung silakan menikmati hangatnya Wedang Ronde Alkateri, salah satu kuliner legendaris di kota ini.

Mau tahu tempat makan lainnya di Kota Bandung? Silakan lihat disini ->; Wisata Kuliner Bandung

Selasa, 16 April 2013

WisataKuliner Banyuwangi - Rujak Soto Bu Ning

Kuliner Banyuwangi - Rujak Soto
Wisata Kuliner Indonesia #273
Kuliner Banyuwangi
Rujak Soto Bu Ning

Jl. Nusantara,
Banyuwangi


Kuliner Banyuwangi yang cukup kondang adalah Rujak Soto, banyak penjaja soto rujak di beberapa titik di kota Banyuwangi. Salah satu yang direkomendasikan adalah Rujak Soto Bu Ning yang berada di Jl Nusantara. Pertanyaan yang muncul adalah makanan apa ini? Soto? Atau Rujak? Dua jenis masakan yang jelas berbeda dan nampak aneh jika digabungkan. Tapi mari kita lihat perpaduannya, pertama-tama disiapkan bumbu rujaknya: gula merah, kacang goreng, garam dan cabe rawit, dan sesuai "adat" rujak Jawa Timur, bumbu petis tentu jadi bahan utama rujak ini, semua diulek menjadi satu. Kemudian lontong, timun, tahu, tempe, kangkung dan tauge disiapkan di dalam mangkok dan dibanjur bumbu rujak tadi. Selesai? Tentu belum, kalau selesai sampai disini namanya hanya "rujak" :) Mangkok tadi kemudian dibanjur lah dengan kuah soto yang cukup light dengan potongan babat yang cukup ramai sebagai pelengkapnya. Kerupuk udang hadir sebagai penyempurna hidangan ini. Rasanya? Hmmm, ternyata paduannya ciamik, rasa rujak petis yang nendang di"halus"kan dengan kuah soto yang lembut.

Kuliner Banyuwangi - Bu Ning
"Orang kenalnya Bu Ning, tapi nama saya Ibu Pon", begitu sapanya dengan ramah. Sudah berjualan rujak ini sejak 25 tahun lalu! "Udah capek mas, pengen istirahat, tangannya makin pegel" ujarnya sambil tersenyum. Dibantu sang anak, Ibu Poin berjualan dari jam 9 pagi sampai sore. Tidak hanya Rujak Soto, kedai sederhana ini juga menjajakan Rujak Cingur yang tidak kalah banyak peminatnya.


Mencari kedai ini susah-susah gampang. Berada di samping jalan besar Jl. Nusantara, sebelah timur PLN, Rujak Soto Bu Ning ini berada tepat di seberang Bioskop Irama yang sudah tidak berfungsi lagi. Dan, sulitnya, kedai ini gak pake plang nama plus tukang becak yang saya tumpangi juga tidak mengetahui. Akhirnya langsung bertanya pada ibu-ibu yang ternyata Ibu Pon sang empunya "Rujak Soto Bu Ning" :)

Kalau mau berkenalan lebih jauh dengan salah satu Kuliner Banyuwangi yang legendaris ini, boleh tengok rekaman video kreasi kang Matahari Timoer ini. Selamat menikmati....



Selasa, 09 April 2013

WisataKuliner Surabaya - Sate Klopo Ondomohen

Kuliner Surabaya - Sate Klopo Ondomohen
Wisata Kuliner Indonesia #272
Kuliner Surabaya
Sate Klopo ONDOMOHEN

Jl. Walikota Mustajab No. 36
Surabaya


Salah satu kuliner Surabaya yang direkomendasikan orang ke saya untuk "harus" mencicipinya adalah Sate Klopo Ondomohen. Mari kita coba... Ternyata Sate Klopo adalah sate daging (sapi atau ayam) yang dibalut dengan parutan kelapa, baru dibakar diatas bara api. Dagingnya empuk tanda pengolahannya yang mumpuni. Dan yang bikin beda tentu kelapanya, perkawinan antara aroma daging dengan parutan kelapa ini ternyata menambahkan sensasi gurih yang tidak ditemui di gagrak sate jenis yang lain. Belum lagi guyuran bumbu kacang yang manis plus nasi pulen hangat dengan taburan serundeng diatasnya menjadikan satu porsi Sate Klopo ini layak mendapat acungan jempol. Jossss....

Kuliner Surabaya - Sate Klopo Ondomohen
Eits, jangan keburu puas dulu. Kedai sate ini juga menyajikan sate unik lainnya: Sate Sumsum. Tapi berbeda dengan sate sumsum Pak Oo yang bisa kita temui di kota Bogor, Sate sumsum disini masih mencapurkan sumsumnya dengan daging sapinya. Dan tentunya guyuran bumbu kacangnya menjadi pelengkap sajian sate unik yang ada di kota Surabaya ini.

Kuliner Surabaya - Sate Klopo Ondomohen
Kenapa dinamakan Sate Klopo Ondomohen? Ternyata sate klopo ini berada di ruas jalan yang dulunya bernama Ondomohen, sebelum berganti nama menjadi Jl. Walikota Mustajab. Dulunya kedai ini berada di seberang kedai yang sekarang dan hanya buka pagi, tapi sekarang dari tempat makan ini buka dari pagi sampai malam. Walaupun selalu ramai, Sate Klopo Ondomohen yang dirintis oleh Ibu Asih ini tidak buka cabang. Jadi buat yang mau berburu Kuliner di Kota Surabaya ini, masukkan Sate Klopo Ondomohen ini dalam daftar kunjungan Anda....

Mau tahu tempat makan lainnya di Surabaya? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Surabaya