Tampilkan postingan dengan label Surabaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Surabaya. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Januari 2016

WisataKuliner Surabaya - Rujak Cingur Ahmad Jais


Wisata Kuliner Indonesia #389
Kuliner Surabaya
RUJAK CINGUR AHMAD JAIS
Jl. Ahmad Jais No. 40 Surabaya
Telp.: 031-532844
3

Rumahnya seperti ruko tua, tidak ada tulisan apapun di depannya. Tapi jajaran bangku di dalamnya tampak dipadati oleh orang-orang, sementara sebagian berdiri di dekat etalase dimana tampak ada dua orang ibu yang tengah meracik sesuatu. Ibu yang tampak lebih tua mengulek bumbu di dalam cobek yang besar, sedang yang lebih muda tengah memotong cingur, alias bagian moncong dari sapi. Ketika saya datang mendekat, sang ibu muda berujar, "Tunggu dulu ya, masih agak lama. Ini ada empat pesanan lagi". Orang yang datang setelah saya pun disapa dengan nada serupa, "Sekitar setengah jam lagi nunggu gak papa? Ini masih ngantri". Itulah suasana sekilas ketika untuk pertama kalinya saya mengunjungi salah satu ikon kuliner Surabaya yang legendaris: Rujak Cingur Ahmad Jais. Rujak cingur adalah kuliner khas Surabaya yang menggunakan cingur sebagai salah satu bahannya, disamping aneka sayuran dan buah-buahan seperti kangkung, toge, bengkuang dan mentimun. Potongan tahu goreng dan tempe kering juga tampak terselip di antaranya sebelum diguyur dengan bumbu rujak berwarna hitam pekat olahan kacang dan bumbu petis yang beraroma khas, hasil ulekan Ny. Ng Giok Tjoe yang sudah mulai berjualan rujak cingur ini sejak tahun 70an. Lalu apa yang membuat istimewa dari Rujak Cingur Ahmad Jais ini sehingga sanggup bertahan hingga puluhan tahun?

Yang pertama jelas bumbunya, harum petisnya sudah menggoda indera penciuman. Dan pada suapan pertama, indera pengecap pun dimanjakan dengan paduan rasa asam, manis dan sedikit cubitan rasa pedas yang menemani segarnya aneka sayuran dan buah, plus uniknya aroma petis yang menjadi aktor utama di bumbunya. Tapi yang paling utama tentunya adalah suguhan cingurnya. Daging cingurnya berlimpah, bersih tanpa bau amis dengan kekenyalan yang pas, tidak alot pun tidaklah terlalu lunak. Satu porsi yang tersaji di Rujak Cingur Ahmad Jais ini juga sangatlah berlimpah, cukuplah untuk berdua kecuali ketika perut tengah keroncongan. Untuk sajian yang spesial ini, harganya juga sangat sepesial. Enam puluh ribu rupiah untuk satu porsinya, dua sampai tiga kali lipat dibanding harga rujak cingur di tempat lain. Tapi hebatnya, harga yang selangit ini tidak menyurutkan pelanggan untuk tetap antri menikmati kuliner khas legendaris dari kota Pahlawan ini.

Untuk minumnya coba minuman khas di tempat ini: Sari Dele atau Cingcau Hitam. Minuman yang disajikan dingin ini menyegarkan tenggorokan di tengah udara kota Surabaya yang panas. Sari dele ini serupa dengan susu kedelai yang memiliki cita rasa yang khas. Cingcaunya juga layak diadu.

Yang belajar ilmu pemasaran tentu mengenal istilah Marketing Mix 4P yang menjadi salah satu kunci sukses pemasaran suatu usaha. 4P itu adalah Product, Price, Place dan Promotion. Tapi di Rujak Cingur Ahmad Jais ini ilmu itu tidak berlaku selain P yang pertama. Produk alias rujak cingurnya memang juara, tapi harganya sangat mahal jauh di atas harga pasaran yang memiliki produk hampir serupa, tempatnya juga tidak terlalu strategis karena terletak di depan jalan yang tidak terlalu besar. Untuk promosi, bahkan sekedar plang nama di depan kedainya pun tidak ada hehehe, bahkan namanya pun hanya diambil dari nama ruas jalan tempat kedai itu berada. Konsistensi menjaga kualitas memang menjadi kunci yang membuat usaha ini tetap bertahan dan menjadi top of mind Rujak Cingur di Surabaya. Photo jajaran selebritis dan pejabat yang tergantung di dinding menjadi salah satu bukti bahwa Rujak Cingur Ahmad Jais ini harus anda jadikan destinasi wisata kuliner jika berkunjung ke kota Surabaya.


Peta dan Alamat Rujak Cingur Ahmad Jais:
Jl. Ahmad Jais No. 40 Surabaya
Koordinat GPS: -7.25544,112.7402


Selasa, 09 April 2013

WisataKuliner Surabaya - Sate Klopo Ondomohen

Kuliner Surabaya - Sate Klopo Ondomohen
Wisata Kuliner Indonesia #272
Kuliner Surabaya
Sate Klopo ONDOMOHEN

Jl. Walikota Mustajab No. 36
Surabaya


Salah satu kuliner Surabaya yang direkomendasikan orang ke saya untuk "harus" mencicipinya adalah Sate Klopo Ondomohen. Mari kita coba... Ternyata Sate Klopo adalah sate daging (sapi atau ayam) yang dibalut dengan parutan kelapa, baru dibakar diatas bara api. Dagingnya empuk tanda pengolahannya yang mumpuni. Dan yang bikin beda tentu kelapanya, perkawinan antara aroma daging dengan parutan kelapa ini ternyata menambahkan sensasi gurih yang tidak ditemui di gagrak sate jenis yang lain. Belum lagi guyuran bumbu kacang yang manis plus nasi pulen hangat dengan taburan serundeng diatasnya menjadikan satu porsi Sate Klopo ini layak mendapat acungan jempol. Jossss....

Kuliner Surabaya - Sate Klopo Ondomohen
Eits, jangan keburu puas dulu. Kedai sate ini juga menyajikan sate unik lainnya: Sate Sumsum. Tapi berbeda dengan sate sumsum Pak Oo yang bisa kita temui di kota Bogor, Sate sumsum disini masih mencapurkan sumsumnya dengan daging sapinya. Dan tentunya guyuran bumbu kacangnya menjadi pelengkap sajian sate unik yang ada di kota Surabaya ini.

Kuliner Surabaya - Sate Klopo Ondomohen
Kenapa dinamakan Sate Klopo Ondomohen? Ternyata sate klopo ini berada di ruas jalan yang dulunya bernama Ondomohen, sebelum berganti nama menjadi Jl. Walikota Mustajab. Dulunya kedai ini berada di seberang kedai yang sekarang dan hanya buka pagi, tapi sekarang dari tempat makan ini buka dari pagi sampai malam. Walaupun selalu ramai, Sate Klopo Ondomohen yang dirintis oleh Ibu Asih ini tidak buka cabang. Jadi buat yang mau berburu Kuliner di Kota Surabaya ini, masukkan Sate Klopo Ondomohen ini dalam daftar kunjungan Anda....

Mau tahu tempat makan lainnya di Surabaya? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Surabaya

Jumat, 29 Maret 2013

WisataKuliner Surabaya - Mie Pitik & Es Campur Aiola


Wisata Kuliner Indonesia #271
Kuliner Surabaya
Mie Pitik Bang Azat & Es Campur Pak Kadir
eat at aiola

Jl Slamet No 16
Surabaya


Kedai aiola, sebuah "food court" yang dipenuhui anak sekolah dan anak kuliah di tengah rimbunnya pepohonan yang tumbuh di ruas jalan Slamet. Ya, aiola memang strategis, sangat dekat dengan SMA 1 dan SMA 9 Surabaya sehingga di jam makan siang untuk mendapatkan tempat dudukpun kayaknya harus menanti. Tapi emang ada makanan apa aja di aiola ini? Ini rekomendasi teman saya Mas Fajar Okto, yang mengajak saya makan siang disini. Untuk "main course" saya disuguhi Mie Pitik Bang Azat alias Mie Ayam. Istimewanya, selain suwiran ayam yang biasa menjadi toping mie ayam pada umumnya, di Bang Azat ini kita bisa pilih tambahan lainnya seperti kepala, ceker ataupun brutu, ataupun gabungannya. Bumbu ayamnya saya sangat suka, manisnya pas plus merata berpadu cantik dengan kuah mienya. Kepala ayamnya pun bikin ketagihan, gemuk dengan kulit tebal plus bumbu manis yang juga meresap sampai ke tulangnya. Untuk Mie Pitik + Kepala ini saya cukup merogoh kantong sebesar Rp.9000,-

Nah buat segerannya saya pesen Es Campur Pak Kardi. Isinya sangat sederhana: cendol, cingcau, pacar, kacang hijau dan potongan roti tawar, dengan kuah santan yang ringan dengan tingkat kemanisan yang sedang, tidak terlalu manis atau giung kalo kata orang SUnda. Buat ngalahin cuaca panasnya Surabaya Es Campur Pak Kadir ini patoet dipeodjikeun. Harganya cukup Rp. 7000 aja.

Suasana "homey" dari kedai ini memang mengasyikkan buat nongkrong-nongkrong. lokasinya pun strategis, tidak jauh dari Balaikota Surabaya. Jadi buat yang cari kuliner alternatif di kota Surabaya meluncur aja yuk ke aiola...

Mau tahu tempat makan lainnya di Surabaya? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Surabaya

Kamis, 28 Maret 2013

WisataKuliner Surabaya - Tahu Campur Cak Kahar


Wisata Kuliner Indonesia #270
Kuliner Surabaya
Tahu Campur Cak Kahar
Jl Embong Malang No. 78H (Depan Hotel JW Marriot)
Surabaya
Telp. (031) 71948985

Berburu kuliner Surabaya tampaknya harus memasukkan tempat yang satu ini di dalam daftar kunjungan, Tahu Campur Cak Kahar. Makanan berkuah yang berisi potongan lontong, daging sapi beserta lemak dan kikilnya, perkedel dari singkong atau yang biasa disebut dengan lentho, tauge, mie kuning, daun selada dan pastinya Tahu. Kuahnya ini loh yang bikin hidangan ini spesial, kuah kaldu dengan semburat manis yang gurih daaannnn bumbu petis sebagai signature yang membedakan kuliner yang satu ini. Satu porsi tahu campur cak kahar ini serasa tidak cukup, tandas dengan cepat sampai kering ke kuah-kuahnya. Sluruuppp...

Selain tahu campur, kedai kaki lima yang sederhana ini juga menyajikan satu menu yang juga menjadi favorit yaitu Tahu Tek. Mirip kupat tahu kalau di Bandung. Potongan lontong, tahu, lentho, dan juga timun dan toge. Yang menjadi pembeda adalah telor dan juga bumbu kacangnya yang memiliki cita rasa petis yang kuat.

Tahu Campur Cak Kahar ini sangat mudah diakses, berada percis di seberang Hotel JW Marriot. Buka sejak jam 5 sore, kedai ini selalu ramai dikunjungi pengunjung, baik warga Surabaya sendiri maupun pendatang seperti saya :)

Nah, agar lebih jelas silakan liat video yang diambil Matahari Timoer ketika kita berkunjung ke salah satu ikon Kuliner Surabaya ini. Selamat menikmati....


Mau tahu tempat makan lainnya di Surabaya? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Surabaya

Senin, 25 Maret 2013

WisataKuliner Surabaya - Soto Cak Har


Wisata Kuliner Indonesia #269
Soto Lamongan "CAK HAR"
Jl. Dr. Ir. H. Soekarno (MER II)
Telp.: 0821 42170205
Surabaya


Soto memang menjadi kuliner Indonesia yang mempunyai keragaman yang kaya. Banyak daerah memiliki soto khasnya dengan cita rasa yang berbeda. Kalo di Jawa Timur, Soto Lamongan menjadi salah satu jawara yang merambah ke banyak kota di Indonesia. Di Surabaya ada Soto Lamongan yang kondang, Soto Lamongan "Cak Har" namanya. Saya diajak mas Frenavit yang mengiming-imingi kedahsyatan soto ini. Mari kita buktikan, saya pesan satu soto campur. Eh bentar dulu, ternyata walaupun hanya soto ayam, isi soto ini bisa kita pesan secara "customize", mau bagian dada, paha, kulit, jeroan atau bahkan brutu. Selain itu kita juga bisa pesan menu tambahan, misalnya ceker ayam, kulit, dan juga balungan alias tulang belulang. Bagaimana dengan sotonya? Pertama saya terkaget dengan kecepatan munculnya pesanan di meja, kurang dari 5 menit! Kedua, berbeda dengan soto lamongan lainnya, soto Lamongan Cak Har menggunakan santan yang membuat kuahnya lebih kental dan tentunya lebih gurih. Ketiga, taburan bubuk koya yang memperkaya rasa, tidak hanya berlimpah, tapi kita bisa menaburkan sesuka hati karena tersedia secara bebas di meja. Keempat, daging ayam kampung pilihan tidak bisa tidak menjadi kunci keunggulan soto Cak Har. Kesimpulan: JUARA! Dan itu semua cukup ditebus dengan harga Rp. 13rb saja satu porsinya.

Satu lagi yang tidak bisa saya lupakan dari Soto Cak Har ini adalah kita bisa minta Balungan. Apa itu? Tulang belulang ayam yang sudah "dilucuti" dagingnya sehingga tinggal tersisa tulang-tulangnya saja. Apa enaknya? Walau hanya tulang, jangan lupa bahwa ini adalah tulang ayam yang sudah diolah dengan proses memasak yag panjang sehingga tulangnya sudah lunak dan resapan bumbunya pun sangat terasa. Belum lagi serpihan daging yang tidak bersih dilucuti dari tulangnya ini pun tidaklah sedikit, bisa kita nikmati. Mantap lah pokoknya, memberikan sensasi tersendiri. Dan mau tau berapa harga satu mangkok penuh balungan ini? GRATIS! Makin mantaaaabbbbb....

Saya datang ke Soto Lamongan "Cak Har" ini di malam kamis, bukan weekend tentunya. Tapi lihatlah keramaian yang ada di tempat ini, hampir semua meja terisi penuh, sepintas saya hitung jumlah pengunjung pada saat saya bersantap di sana lebih dari 50 orang dan itu terus bergantian datang dan pergi. Wuihhh... Kuliner Surabaya yang tidak boleh anda lewati

Mau tahu tempat makan lainnya di Surabaya? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Surabaya

Jumat, 22 Februari 2013

WisataKuliner Surabaya - Soto Kalkulator


Wisata Kuliner Indonesia #263
Soto Kalkulator
Warung Sedap Malam
Taman Bungkul - Surabaya


Mencari makan malam di kota seperti Surabaya memang tidak sulit. Beragam kuliner khas Jawa Timuran bertebaran di kota metropolitan ini. Salah satunya berada di kawasan Taman Bungkul, yang kalau malam tamapak seperti food court dengan banyaknya tenda makanan yang hadir disana. Salah satu kedai yang paling ramai adalah kedai Sedap Malam, yang kondang dengan Soto Daging "Kalkulator"nya. Kuah soto panas yang kaya rempah dengan potongan daging sapi yang empuk diguyurkan ke sepiring nasi, dengan taburan tauge, daun seledri dan bawang goreng. Kuahnya memang aduhai, tidak terlalu pekat tapi tidak pula terlalu encer. Pas...

Apalagi jika ditemani gorengan jeroan yang tersaji di meja. Silakan pilih: ada usus goreng, paru, babat dan limpa. Semua tampak begitu menggiurkan, kalo gak inget umur udah disikat nih semua :) Bumbu khas Jawanya mengingatkan akan masakan ibu di rumah. Ada juga perkedel kentang yang merupakan "sohibnya" soto sejak dulu kala. Kurang pas menyantap soto in tanpa perkedel kentang sebagai pendampingnya :)

Ini masnya yang lagi beraksi menghitung hidangan yang kita santap
Mungkin ada yang bertanya-tanya, kenapa dinamakan Soto Kalkulator? Nama yang gak umum untuk sebuah soto. Anda akan menemukan jawabannya ketika akan membayar. Tanpa alat hitung ataupun sekedar kertas untuk mencatat, sang petugas hitung akan mendatangi meja kita dan dengan gayanya yang unik akan menghitung semua makanan kita di luar kepala! Ya sambil seolah berbicara dia menghitung satu per satu makanan yang kita santap. Walau iseng kita ganggu konsentrasinya dengan menyebut angka yang lain atau berusaha mengalihkan perhatiannya, si mas ini tetap dengan tenang menghitung, malah diselingi candaan, tapi tetap hitungannya tidak meleset. Itulah kenapa tempat ini disebut Soto Kalkulator, karena mereka menghitung pesanan kita justru tanpa "kalkulator", merekalah yang jadi kalkulator hidup. Penasaran?

Mau tahu tempat makan lainnya di Surabaya? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Surabaya