Senin, 30 Maret 2015

WisataKuliner Manado - Bambuden Resto

Ikan Mas Woku Belanga - Khas dari Bambuden Sario Restaurant

Wisata Kuliner Indonesia #362
Kuliner Manado
BAMBUDEN RESTAURANT
Jl. Pemuda No. 2 Sario � Manado
Telp : 0431 - 852459 / 864096 / 9197772

Ada yang berbeda dari sajian di restaurant yang satu ini. Hanya tiga menu yang ditonjolkan: Ikan Mas Bakar Rica, Ikan Mas Woku Belanga dan Ikan Mas Goreng Crispy. Walau hanya itu saja menu andalannya, tapi malam itu ketika saya mengunjungi resto Bambuden yang berada di kawasan Sario - Manado ini, semua bangku di resto ini tampak hampir semuanya terisi. Apa yang membuat hidangan resto ini istimewa? Saya coba pesan Ikan Mas Woku Belanga, setelah menunggu cukup lama hadirlah satu mangkuk ikan mas dalam kuah kuning beraroma khas. Semula saya pikir kuah woku ini menggunakan santan, tapi ternyata tidak, rempah yang berlimpahlah yang membuat hidangan ini harum dan menggugah selera. Rasa gurih dan sedikit rasa pedas muncul ketika kuah woku ini diseruput, dan bumbu ini meresap ke dalam daging ikan mas. Sebuah cita rasa yang dihasilkan dari paduan dari daun jeruk, daun kemangi, kunyit, jahe dan aneka rempah lainnya, tak lupa gigitan rasa pedas dari cabe rawit yang memperkaya rasa. Biasanya bumbu woku belanga ini menggunakan ikan laut seperti kakap dan bobara, tetapi sajian di Bambuden ini menggunakan ikan air tawar seperti ikan mas ini sebagai bahan utamanya. Inilah yang menjadi salah satu keunggulan pembeda dari tempat makan yang satu ini.

Ikan Mas Bakar RIca
Yang tak kalah layak untuk dicoba adalah Ikan Bakar Rica-nya. Ikan mas segar dibakar dengan bumbu rica yang minimalis, menyisakan tekstur ikan yang terjaga dengan balutan rasa pedas yang nendang khas rica. Jika kita terbiasa menikmati ikan bakar di pulau Jawa, mungkin kita akan merasa sajian ikan bakar yang satu ini terasa "plain", tapi justru disitulah kelebihannya menurut saya. Kita memang diajak untuk benar-benar "makan" ikan dengan menikmati aroma khas yang keluar dengan tekstur ikan yang tetap utuh. Sentuhan rasa asin nan gurih dan cubitan rasa pedas dari bumbu rica muncul hanya untuk "pemanis" saja. Cakep....


"Untuk mempersingkat waktu menunggu, pesanan dapat diorder terlebih dahulu lewat telepon melalui nomor: 082291107708, Terima Kasih", begitu pesan yang tampak di meja kasir Bambuden Resto ini. Tadinya saya tidak begitu mengerti kenapa pesan seperti itu perlu dipajang sedemikian rupa, tetapi maksudnya baru saya sadari setelah ikan mas woku belanga yang saya pesan baru hadir 45 menit setelah pesanan disampaikan. Waktu yang sangat lama ini tentunya cukup menyiksa, karena aroma wangi masakan dari meja sebelah telah mengusik ketenangan aneka bakteri yang hadir di alat pencernaanku. Ada dua hal yang menyebabkan pemesanan ini berlangsung cukup lama: yang pertama adalah proses memasak yang memang lama dan yang kedua adalah adanya dua rombongan besar yang hadir pada malam itu dan sudah melakukan reservasi sebelumnya, sehingga pesanan saya mendapatkan urutan agak jauh di belakang... Nasib... Tapi mungkin itulah berkah karena dengan perut yang lapar, maka setiap syaraf di indera pengecap kita dapat menikmati setiap titik rasa yang dihasilkan oleh sajian yang dihidangkan ini. Yang jelas jika tengah berwisata kuliner di Kota Manado, Ikan Mas Woku Belanga dan Ikan Mas Bakar Rica olah dari Bambuden Resto ini layak untuk dimasukkan dalam agenda wisata yang anda susun.

Mau Wisata Kuliner di Manado yang lainnya? Silakan klik tautan ini...

Peta Lokasi / Alamat Bambuden Sario Restaurant:


Jumat, 27 Maret 2015

WisataKuliner Manado - Nasi Kuning "Selamat Pagi"


Wisata Kuliner Indonesia #361
Kuliner Manado
NASI KUNING "SELAMAT PAGI"
Kampung Kodo 74 (samping hotel Kawanua Kecil) � Manado
Telp : 0431 - 860197


Nasi Kuning menurut saya adalah salah satu kuliner khas Indonesia yang populer. Kita banyak temukan penjual nasi kuning di pelbagai kota dengan ciri khasnya masing-masing. Tak terkecuali di Manado, di sini nasi kuning bisa kita nikmati kapan saja kita mau. Kenapa? Karena banyak penjaja nasi kuning yang berjualan selama 24 jam seharinya, salah satunya adalah Nasi Kuning "Selamat Pagi" yang berada di kawasan Kampung Kodo, kawasan Jalan Sudirman. Kedainya tampak seperti rumah biasa, hanya sebuah plang kecil yang menjadi penanda bahwa rumah ini menjual nasi kuning. Nasi kuningnya terasa tidak jauh berbeda dengan nasi kuning yang biasa kita temui di tempat lain, yang membedakan adalah lauk pendampingnya. Ya, di nasi kuning khas manado ini kita akan menemukan suwiran daging sapi yang manis, abon ikan cakalang, "semur" kentang, kentang kering dan telur rebus sebagai opsionalnya. Ini semua disempurnakan dengan sambal yang nendang yang tersedia di tiap meja. Satu porsi nasi kuning di tempat ini harus ditebus dengan harga Rp. 18.000,-. Coba juga pesan satu porsi nasi kuning untuk dibawa pulang, kita akan mendapatkan "packaging" yang cantik. Ya, nasi kuning ini dibungkus tidak menggunakan kertas atau daun pisang seperti biasa kita temui di pulau Jawa, tapi dibungkus menggunakan daun woka yang memiliki bentuk yang unik.

Di Manado kita akan dengan mudah menemukan penjaja nasi kuning, dan dari beberapa yang terkenal salah satunya adalah tempat ini. Pertama kali saya mengunjungi Nasi Kuning "Selamat Pagi" adalah sekitar 5 tahun lalu. Waktu itu saya baru tiba di kota Manado sekitar pukul sepuluh malam. Karena belum sempat makan malam, begitu menyimpan barang di hotel Aston tempat saya menginap, langsung saya langkahkan kaki ke tempat ini yang berjarak sekitar 100 meter dari hotel itu. Setelah selesai bersantap, saya bertanya kepada sang empunya, "Warung ini buka sampai jam berapa bang?". Dia cuma bingung menatap saya tanpa menjawab, setelah saya ulang lagi pertanyaannya dia baru menjawab lirih "Gak pernah tutup pak". Ooohh, di situ saya baru tahu bahwa warung makan ini buka selama 24 jam seharinya. Jadi untuk yang ingin menikmati nasi kuning khas Manado untuk menu sarapan, makan siang maupun makan malam, anda bisa berkunjung ke Nasi Kuning "Selamat Pagi" dan merasakan sensasi nikmatnya nasi kuning khas Manado di sana tanpa takut warungnya keburu tutup :)

Peta Lokasi / Alamat Nasi Kuning Selamat Pagi:


Minggu, 15 Maret 2015

WisataKuliner Bogor - Surabi Duren Sukasari

Surabi Duren Nangka Keju
Wisata Kuliner Indonesia #360
Kuliner Bogor
SURABI DUREN SUKASARI
Jalan Raya Tajur (seberang Kuntum Nursery) - Bogor
Telp: 0878 7007 8207


Surabi atau biasa juga disebut dengan Serabi merupakan kudapan tradisional yang berbahan dasar tepung beras, terigu dan santan. Yang cukup terkenal adalah gagrak surabi bandung dengan oncom untuk versi yang asin dan surabi dengan kinca untuk versi yang manis. Juga ada gagrak solo yang saat ini banyak dipopulerkan oleh brand Surabi Solo Notosuman. Akan tetapi sekarang kuliner yang satu ini mengalami evolusi dengan sentuhan yang menghasilkan beraneka jenis sajian surabi. Contohnya di Bogor, ada Surabi Duren Sukasari. Ya, sesuai namanya "signature" di kedai ini adalah surabi durennya. Proses pembuatan surabinya sendiri masih menggunakan cara tradisional, adonan serabi dimasak menggunakan cetakan khusus dari tanah liat yang dimasak dengan kayu bakar. Yang membedakan adalah proses penyajian akhirnya, khusus untuk menu surabi duren yang jadi andalannya, tempat ini menuangkan vla duren dengan cita rasa duren yang khas. Walaupun menggunakan perasa, tapi aroma duren yang dihasilkan buat saya pas dan kayaknya tetap menggunakan durian asli sebagai penguat rasanya. Tidak hanya vla duren, di atas surabi ini juga kita bisa pilih tambahan lainnya seperti cokelat, keju, pisang, dan nangka. Harganya berkisar antara Rp. 7.500 s.d Rp. 10.000 untuk satu porsinya.

Surabi Oncom Ayam Special
Di Surabi Duren Sukasari ini memang ada dua pilihan jenis serabi: manis dan asin. Untuk yang manis kita bisa pilih surabi dengan topping duren, coklat, pisang, nangka dan sebagainya. Yang asin juga tak kalah istimewanya, ada topping oncom, ayam, sosis dan telur yang bisa kita pilih. Saya mencoba Surabi Oncom Ayam Special (Rp. 8000), Surabi oncom dengan tambahan suwiran ayam dan diguyur dengan saus special khas buatan dari kedai ini. Sausnya sendiri dari mayonaise dan sambal, yang menghasilkan rasa gurih, dan sedikit manis dan pedas. Sebuah inovasi dari olahan kuliner tradisional yang memberikan cita rasa "mewah"yang lezat.

Surabi Duren Sukasari hadir sejak 10 tahun lalu di Bogor, sekitar tahun 2004. Awalnya menempati kaki lima di ujung jalan Sukasari, yang menjadi asal dari "brand" surabi ini. Cita rasanya yang unik membuat indera pengecap banyak warga Bogor terpikat, sehingga "warung tenda" surabi duren ini tidak pernah sepi. Di malam akhir pekan, siap-siaplah untuk mengantri tempat duduk kita singgah di sana. Sayang, di tahun 2014 lalu, sang pemilik lahan di belakang tenda kaki lima ini memutuskan untuk membuka usaha yang mengharuskan Surabi Duren Sukasari ini pindah. Tapi tak berapa lama, di sekitar tempat ini ternyata muncul usaha serupa, Surabi Duren, sehingga banyak pelanggan yang menyangka tempat makan ini masihlah sama dengan Surabi Duren Sukasari yang dulu. Tapi jangan salah, Surabi Duren Sukasari yang asli saat ini hanya dapat ditemui di Jl. Tajur, tak jauh dari Kuntum Nursery, yang menyediakan wisata agro dan resto.

UPDATE (18 April 2016):
Lokasi Surabi Duren Sukasari, sudah kembali ke Jalan Sukasari, tepat di pertemuan dengan Jl. Pajajaran - nya.
Peta di bawah juga sudah saya update ke lokasi yang sekarang.

Untuk lokasi/alamat tepatnya Surabi Duren Sukasari dapat dilihat di sini:


Sabtu, 21 Februari 2015

WisataKuliner Sukabumi - Laksa Indrus (Laksa Pemuda)


Wisata Kuliner Indonesia #359
Kuliner Sukabumi
LAKSA INDRUS
Jalan Pemuda I - Citamiang, Sukabumi


"Coba saja ke Laksa Pemuda, itu kuliner legenda di Sukabumi", begitu saran kawan saya Kang Gery waktu saya bertanya tentang tempat makan siang yang yahud di Sukabumi. Tidak terlalu sulit menemukan tempat Laksa Indrus atau yang juga dikenal dengan Laksa Pemuda, karena lokasinya yang berada di Jl. Pemuda I, salah satunya karena banyaknya orang yang berkurumun di depan Pak Indrus yang tengah menyiapkan laksa yang mereka tengah pesan. Setelah memesan, satu mangkuk laksa tersaji di meja siap untuk disantap. Laksa yang disajikan cenderung gagrak laksa Bogor yang berbeda dengan laksa jakarta, khususnya karena adanya Oncom sebagai salah satu ingredient laksa ini. Ketupat, tahu kuning, oncom, bihun dan tauge tersaji dalam kuah kuning laksa yang khas, dengan topping kerupuk putih dan bawang goreng. Semburat rasa legit nan gurih muncul begitu kuah laksa ini mengalir ke rongga mulut, dan segera ditimpali dengan pulennya ketupat dan lembutnya tahu kuning yang tersedia. Wanginya daun kemangi juga muncul menyempurnakan sajian laksa olahan Pak Indrus ini. Dan kesemuanya itu hanya perlu dibayar dengan harga 7000 rupiah saja! Sebuah harga yang "sederhana" untuk sajian cita rasa laksa yang "mewah".

"Udah jualan sejak tahun 1959. Sebelumnya sih bantu bapak waktu SD, tapi sejak tahun 1959 itulah baru jualan sendiri", tutur Pak Indrus ketika saya tanya sejak kapan beliau mulai berjualan laksa. Bersama istrinya beliau dengan ramah melayani para pelanggan yang, saat saya di sana, tidak berhenti mengalir memesan laksa baik untuk dimakan di tempat maupun yang mau dibawa pulang. "Dulu sih jualannya ngider, baru 6 tahun mulai berjualan di tempat ini", lanjutnya sambil terus menyiapkan laksa yang tengah dipesan di sebuah tempat sederhana yang berada di seberang Kantor Kecamatan Citamiang, sementara sang istri bertugas menjaga arang agar tetap menyala menghangatkan kuah laksa kuning dengan panas yang pas, dan menerima pembayaran dari pelanggan. Laksa Indrus buka sekitar jam 10 pagi dan tutup jam 4 sore atau bisa lebih cepat jika dagangannya habis. Senyum tulus dari pasangan suami istri ini menyejukkan udara Sukabumi siang itu yang cukup menyengat, dan dari senyum itulah saya sadar bahwa lezatnya Laksa Pemuda ini tidak hanya dihasilkan dari olahan bumbu yang tepat, tapi juga karena Pak Indrus memasaknya dengan "hati".

Alamat/Peta Lokasi Laksa Indrus (Laksa Pemuda):


Kamis, 19 Februari 2015

WisataKuliner Medan - Tip Top Restaurant


Wisata Kuliner Indonesia #358
Kuliner Medan
TIP TOP RESTAURANT
Jalan Jend. A. Yani No. 92 Medan
Telp: 061 - 4532042 / 4514442


Jika berbicara kuliner di Kota Medan, maka spot yang satu ini tidak boleh dilewatkan: Restaurant Tip Top. Inilah rumah makan legenda yang sudah berdiri sejak zaman Belanda. Salah satu signature dari rumah makan ini adalah aneka sajian ice cream-nya yang merupakan produksi rumahan. Aneka es krim yang tersaji di sini memang menggugah selera, es krim dengan resep yang sudah diwariskan turun temurun sejak awal resto ini berdiri, dan menjadi favorit orang-orang Eropa jaman dulu yang selalu merasa gerah di kota Medan ini. Buka dari jam 9 pagi hingga 10 malam, membuat kita punya banyak pilihan waktu untuk menikmati hidangan di sini.

Menu lain yang menjadi favorit adalah Bistik Lidah Sapi. Potongan lidah sapi yang disajikan di atas hot plate dengan ditemani french fries dan aneka sayuran salad. Tak lupa saus bistik yang khas. Sekilas rasa bistik lidah sapi ini mengingatkan pada sajian Selat Solo, akan tetapi dengan saus yang lebih kental. Harga satu porsi Bistik Lidah Sapi ini cukup mahal, Rp. 65.000,-, mungkin karena kita tidak hanya membayar makanannya tapi juga suasana tempo doeloe yang dihadirkan di rumah makan ini.

Berdasarkan keterangan yang tertulis pada buku menunya, Tip Top Restaurant awalnya berdiri dengan nama Jangkie pada tahun 1929 di Jalan Pandu, Medan. Ketika itu resto Jangkie menjual kue dan roti olahan sendiri. Baru di tahun 1934, resto ini pindah ke Jl Ahmad Yani dan mengubah namanya menjadi Tip Top yang bermakna "Prima" atau "Sempurna". Setelah pindah inilah, Tip Top mulai mnambah menu, tidak lagi hanya menjual roti dan kue, tapi juga menyediakan sajian lainnya seperti: steak ayam, steak lidah, salad, omelet, bitterballen, pancake, nasi goreng, cap-cay, fouyonghai, gado-gado, kari kambing, roti bakar dan lain-lain. Serta tak lupa es krimnya yang melegenda. Pada masa itu, umumnya pelanggan restoran Tip Top adalah orang Belanda yang bekerja di bagian administrasi dan pegawai perkebunan. Saat ini Restaurant Tip Top dikelola oleh generasi ketiga, dan masih banyak orang tua yang datang ke tempat ini untuk bernostalgia. Kini Tip Top terhimpit di antara gedung-gedung tua yang sudah mulai terancam keberadaannya. Suasana sekeliling terus berubah dan Tip Top sebagai porosnya dengan suasana oldies yang tetap dipertahankan sampai sekarang. Properti ruangan seperti meja, kursi dan piano masih digunakan, peralatan masak yang sudah tua pun tetap dipakai hingga kini.

Jadi jangan lewatkan untuk menikmati suasana "Belanda" sambil menikmati hidangan "tempo doeloe" di Restaurant Tip Top ini jika tengah berkunjung ke kota Medan.

Sabtu, 07 Februari 2015

WisataKuliner Jakarta - Nasi Uduk Pasar Hias Rias Cikini


Wisata Kuliner Indonesia #357
Kuliner Jakarta
Nasi Uduk Pasar Hias Rias Cikini - Jakarta
Telp: 0812 94495873 / 0812 88926226


Nasi Uduk dan Bubur Ayam adalah menu yang biasa disantap di pagi hari alias untuk sarapan. Akan tetapi cobalah langkahkan kaki ke Pasar Hias Rias Cikini di malam hari, pelataran pasar ini disulap menjadi tempat makan yang luas dengan dua menu utama yang ditawarkan: Nasi Uduk dan Bubur Ayam. Ya, di sini nasi uduk dan bubur ayam memang menjadi menu makan malam. Beberapa bulan lalu saya sempat menikmati sajian bubur ayamnya, dan sekarang Nasi Uduk menjadi sasaran utama saya. Nasi uduk merupakan kuliner khas Jakarta, yaitu nasi yang dimasak dengan santan dan aneka bumbu lainnya. Jadi walaupun tampilannya putih mirip seperti nasi biasa tapi kita bisa menemukan perbedaannya begitu suapan pertama masuk ke dalam mulut. Rasa gurih yang nendang menjadi ciri khas dari nasi uduk ini. Taburan bawang goreng memperkuat rasa gurih dari nasi uduk ini. Sebagai pendamping, Nasi Uduk Pasar Hias Rias Cikini ini menyediakan aneka lauk seperti: ayam goreng, ayam bakar, bebek goreng, bebek bakar, sate jeroan, sate telur empal, paru goreng, udang goreng/bakar, tahu dan tempe. Tak lupa timun, selada dan irisan tomat menjadi lalapan sebagai pelengkap sajian ini. Sambal yang disajikan ada dua macam: Sambal terasi dan sambal kacang. Memang, nasi uduk ini paling cocok disajikan dengan sambal kacang yang khas.

Meja-meja pendek dan tikar disediakan buat anda yang gemar makan dengan lesehan. Tapi yang tidak biasa lesehan, meja dan kursi juga tersedia di tempat ini. Buka mulai pukul 7 malam, Bubur Ayam dan Nasi Uduk Pasar Hias Rias Cikini ini hampir tidak pernah terlihat sepi. Bahkan di akhir pekan, siap-siap saja untuk mengantri untuk mendapatkan tempat makan di sini, padahal meja yang tersedia di tempat ini cukup luas. Memang rasa tak bisa berdusta. Jadi buat kamu yang mencari tempat kuliner di Jakarta di malam hari, silakan meluncur ke Pasar Hias Rias Cikini.

Alamat / Peta Lokasi Bubur Ayam dan Nasi Uduk Pasar Hias Rias Cikini:



Minggu, 25 Januari 2015

WisataKuliner Bandung - Batagor H. Isan


Wisata Kuliner Indonesia #356
Kuliner Bandung
Batagor H. Isan
Jl. Bojongloa No. 38 A - Bandung
Telp: 022-5203718 / 0816624382


Tidak lengkap jika berwisata kuliner ke Bandung tanpa mencicipi salah satu ikon kuliner Bandung: Batagor. Di sebuah ruas jalan kecil, Jl Bojongloa, yang tidak jauh dari Jl Raya Kopo, terdapat sebuah kedai batagor sederhana yang hampir tidak pernah sepi didatangi pengunjung, Batagor H. Isan. Adonan ikan tenggiri, tepung aci dan bumbu-bumbu dimasukkan dalam tahu putih yang kemudian dibungkus tepung untuk digoreng. Nikmati ketika masih hangat, akan terasa kulit luar yang kering tapi bagian dalam batagor yang empuk nan gurih. Aroma ikan tenggirinya hadir tapi tidak terlalu kuat, berbeda dengan batagor riri atau kingsley misalnya yang aroma ikannya terasa dominan. Buat saya cita rasa yang diberikan oleh Batagor H Isan ini justru pas. Yang juga berbeda adalah penyajiannya, batagor di sini disajikan tanpa dipotong-potong terlebih dahulu. Silakan gunakan garpu dan sendok untuk memotong sendiri, tapi saya memilih untuk menggunakan tangan langsung dan mencelupkannya ke dalam bumbu kacang yang disajikan dalam mangkok terpisah. Bumbu kacangnya sengaja dibuat kasar dengan rasa gurih dan asin. Buat penggemar manis seperti saya, kecap menjadi senjata andalan penyempurna rasa batagor ini. Satu buah batagor harganya 2500 rupiah, biasanya satu porsi berisi 3-4 potong.

Varian lain dalam penyajian batagor ini adalah batagor kuah. Jadi batagor tidak disajikan dengan bumbu kacang, tetapi dalam kuah layaknya sajian mie baso. Batagor H. Isan juga menawarkan menu ini, tiga potong batagor ditemani 5 butir baso kecil disajikan dalam kuah panas yang segar. Cocok untuk melawan udara kota Bandung yang sejuk. Satu porsi Batagor Baso Kuah ini dapat dinikmati dengan harga Rp. 12.500,-. Oh ya, batagor ini juga sudah disiapkan untuk dapat dibawa pulang. Pesan saja batagor setengah matang jjika mau dibungkus, sehingga ketika sampai di rumah kita dapat menggorengnya lagi karena kenikmatan batagor ini memang ketika disantap selagi panas. Bumbu kacang untuk dibungkus pun diberikan yang lebih kering. Ketika kita akan menikmatinya, cukup tambahkan air hangat terlebih dahulu. Ini untuk menjaga agar bumbu kacangnya tidak cepat basi.


Apa yang membuat Batagor H. Isan ini banyak digemari orang? Mungkin ada dua faktor yang utama. Yang pertama adalah faktor sejarah. Ya, batagor ini dikenal sebagai pelopor batagor di kota Bandung. Lebih dari 40 tahun lalu, H. Isan adalah pedagang baso tahu-siomay keliling. Ada beberapa saat dimana dagangannya tidak habis, agar tidak terbuang kemudian dia menggorengnya supaya bisa lebih tahan lama, dan ternyata setelah coba ditawarkan ternyata banyak orang yang menggemari baso tahu yang digoreng ini, muncullah istilah batagor alias Baso Tahu Goreng, yang saat ini menjadi salah satu ikon kuliner Bandung. Faktor kedua tentunya adalah cita rasa yang disajikan. Bagian luar batagor yang kering dengan isian yang lembut, belum lagi hadirnya aroma ikan tenggiri yang light plus bumbu kacang yang gurih menjadi paduan cantik yang bakal memanjakan indera pengecap kita. Pendiri usaha ini, H. Isan sendiri telah wafat pada tahun 2008, dan saat ini dilanjutkan oleh generasi keduanya. Karena kepeloporannya inilah, maka saat ini banyak penjaja batagor yang menggunakan mirip-mirip namanya agar dapat ikut merasakan larisnya, sebut saja batagor H. Ihsan atau H. Ikhsan. Saat ini Batagor H. Isan juga membuka cabang selain outletnya yang di Jl. Bojongloa, katanya juga sudah ada cabangnya di Jl Cikawao dan Jl Lodaya. Jadi jika mau mencicipi batagor yang "asli", silakan kunjungi Batagor H. Isan.

Peta Lokasi dan Alamat Batagor H. Isan: