Minggu, 21 Juli 2013

WisataKuliner Bogor - Roti Unyil "VENUS"


Wisata Kuliner Indonesia #288
Kuliner Bogor
Roti Unyil "VENUS"
Jl. Pajajaran Komp. Ruko V-Point No. 1
Telp. 0251 - 8364008
BOGOR

Bentuknya yang mungil serta tekstur roti yang lembut dengan banyaknya varian pilihan rasa menjadikan Roti Unyil "VENUS" menjadi salah satu ikon kuliner kota Bogor. Apalagi buat para wisatawan yang berkunjung ke kota hujan ini, Roti Unyil seolah menjadi buah tangan wajib yang harus dibawa untuk kerabat di tempat asalnya. Lebih dari dua puluh varian rasa yang tersaji di outlet Roti Unyil ini, sebut saja roti coklat, pisang keju, sosis keju, sosis, srikaya, nanas, fla coklat, baso, abon, daging asap dan sebagainya. Semua roti mungil ini dibandrol dengan harga yang sama, Rp. 1450,- per buah.

Tapi buat saya, dan banyak orang lainnya, Roti Jagung menjadi varian yang paling favorit. Roti dengan fla dan butiran jagung manis ini memang menyajikan rasa paling unik dan special. Banyak yang mencoba menirukannya tapi tidak ada yang berhasil memberikan cita rasa khas yang disajikan oleh roti jagung di roti unyil venus ini.

Walau banyak outlet yang menjajakan Roti Unyil "Venus" ini, akan tetapi jika mau mendapatkan varian lengkap dan jumlah roti yang banyak, datanglah ke pusatnya yang berada di Ruko V-Point Jl Pajajaran yang berlokasi di samping Plaza Ekalokasari Bogor. Di outlet yang buka dari pukul 05.30 sampai jam 9 malam ini, varian roti yang disajikan paling lengkap. Tapi tentunya jika belum kehabisan. Biasanya kalau menjelang sore, varian yang tersedia sudah mulai menipis. Dan bersiap-siaplah jika ingin membeli roti unyil ini di akhir pekan, antrian panjang selalu tampak di depan rak-rak tempat memajang aneka roti unyil ini. Jadi kalo mau mencari oleh-oleh dari Bogor, Roti Unyil Venus ini dapat menjadi pilihan utama buat Anda.

Mau tahu tempat makan lainnya di Bogor? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bogor

Sabtu, 13 Juli 2013

WisataKuliner Jogja - Bakmi Kadin


Wisata Kuliner Indonesia #287
Kuliner Jogja
BAKMI KADIN

Jl. Bintaran Kulon No. 3 & 6 (sebelah wartel Kadin)
Telepon : (0274) 373396 HP : 0878 385 96 400
Yogyakarta


Salah satu kuliner yang patut disatroni kalo maen ke kota Jogja adalah Bakmi Jawa. Ya, selain gudeg, bakmi jawa merupakan favorit saya jika hendak bersantap di kota budaya ini. Nah salah satu legenda Bakmie di kota ini adalah: Bakmi Kadin, bakmi yang didirikan oleh Mbah Hj. Karto sejak tahun 1947 ini memang menjadi salah satu magnet destinasi kuliner kota Jogja. Terbukti ketika saya mengunjungi tempat ini untuk makan malam, puluhan tempat duduk yang tersedia di tempat ini sudah hampir penuh. Saya pesan Bakmie Godog alias Bakmie Rebus. Ukuran bakmienya cenderung lebih besar dibanding mie lain yang sering kita temui. Ditemani ayam, kol, telor, tomat, daun bawang, acar dan taburan bawang goreng, kunci dari kenikmatan Bakmi Godog ini ada di kuahnya yang gurih. Sluruuupp...

Bakmie Gorengnya pun tak kalah sedapnya, bumbu kecapnya merata ke setiap helai mie yang ada. Sebenarnya, salah satu hal yang membuat olahan Bakmi Kadin ini terasa spesial adalah proses memasaknya yang menggunakan anglo dengan bahan bakar arang. Tingkat kepanasan yang dihasilkan alat memasak ini memang bener-bener pas untuk memasak hidangan khas Jawa ini, sulit ditandingi dengan olahan yang menggunakan kompor gas biasa. Tapi ada satu masalah yang muncul dengan alat masak ini, proses memasaknya pun menjadi jauh lebih lama. Empat gerobak dengan alat masak lengkap tidak berhenti mengolah bahan-bahan untuk memenuhi pesanan para pelanggannya, akan tetapi tetap saja terasa lama menanti pesanan kita. Atau mungkin inilah juga salah satu kunci kenikmatan Bakmi Kadin, dengan waktu pelayanan lebih dari 15 menit, tentunya rasa lapar akan mendera pencernaan kita, belum lagi aroma wangi yang tersebar ke seluruh penjuru kedai. Jadi begitu pesanan tersaji, siapa yang bisa mendustakan kenikmatannya? :))

Minumnya saya pesan Es Tape. Tape hijau dan gula pasir yang diberi air dan es batu. Sederhana memang, tapi kesegarannya membuat saya tidak berhenti menyeruput es tape ini. Satu gelas ludes tandas, bahkan sebelum pesanan Bakmie Godog saya hadir di meja.

Alunan musik keroncong "live" dari para pemusik sepuh juga menemani makan malam saya malam itu. Beragam lagu, baik lagu barat, Indonesia dan tentunya lagu daerah mengalun merdu, menambah perut kita makin keroncongan :) Harga di Bakmi Kadin ini relatif lebih mahal dibanding tempat lainnya, tapi itu sebanding dengan kenikmatan yang diberikan. Jadi kalo berburu kuliner Jogja, jangan lewatkan Bakmi Kadin ini sebagai salah satu tujuan Anda.

Mau tahu tempat makan lainnya di Jogja? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Yogyakarta

Jumat, 12 Juli 2013

WisataKuliner Bogor - Laksa Bogor Gang Aut


Wisata Kuliner Indonesia #286
Kuliner Bogor
LAKSA GG AUT

Gg Aut (dekat perempatan Jl. Suryakencana)

Telp: 0878 70251399
Bogor


Di Indonesia ada dua jenis laksa yang cukup terkenal: Laksa Betawi dan Laksa Bogor. Apa bedanya? Sebenarnya hampir sama, sama-sama berbahan dasar ketupat, bihun, touge, dan daun kemangi, ditambah tahu kuning dan telur rebus, semuanya disiram dengan kuah santan kuning. Nah bedanya, di Laksa Betawi kita akan menemukan udang rebon sebagai salah satu "bumbu" pada kuahnya, sedangkan Laksa Bogor justru menggunakan oncom. Perbedaan inilah yang tentunya akan memberikan cita rasa yang berbeda juga. Selain itu kuah Laksa Bogor juga cenderung lebih "kasar" karena parutan kelapa yang tampak disertakan dalam kuahnya plus taburan parutan kerapa sangray alias serundeng di atasnya. Nah, salah satu penjaja Laksa Bogor selain Laksa Kp Cincau adalah Laksa Gg Aut, yang berlokasi sesuai dengan namanya, di Gg Aut daerah Jl. Suryakencana, salah satu pusat kuliner Kota Bogor.

Di kedai sederhana ini, Laksa Gg Aut yang buka dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore ini melayani para pelanggannya. Sambil menanti hidangan tersaji di meja, kita bisa melihat "atraksi" dari sang penjaja ketika mengolah Laksa Bogor ini. Bihun, tauge dan daun kemangi diguyur dengan kuah santan kuning kental yang panas hingga berulang-ulang. Tujuannya agar kuah tersebut bisa meresap ke dalam bihun ini. Baru kemudian disajikan bersama tahu kuning, telur rebus dan ketupat. Tak lupa potongan oncom akan terselip begitu kita menikmati hidangan ini. Cukup 8000 rupiah saja untuk menikmati salah satu kuliner legendaris di kota Bogor ini. Jadi silakan luangkan waktu anda jika ke Bogor untuk menikmati Laksa Bogor, salah satu hidangan khas kota ini, pas buat makan siang :)

Mau tahu tempat makan lainnya di kota Bogor? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bogor atau lihat Peta Kuliner Bogor

Sabtu, 06 Juli 2013

WisataKuliner Bogor - Laksa Bogor Kp Cincau


Wisata Kuliner Indonesia #285
Kuliner Bogor
LAKSA KP CINCAU

Jl. Rangga Gading (belakang Supermarket Grand - Suryakencana)
Bogor


Cari sarapan yang beda di kota Bogor? Cobalah untuk menikmati Laksa, salah satunya yang cukup melegenda adalah Laksa Kp. Cincau yang berada di Jl. Ranggagading, dekat Kampus Kesatuan, lebih tepatnya di belakang Supermarket Grand (Jl Suryakencana). Bihun putih dengan potongan tahu kuning yang ditemani telur rebus dan tentu saja tauge dibalut dalam kuah santan kuning dengan semburat rasa manis yang ditemani dengan irisan oncom dan taburan serundeng kelapa yang menjadi pelengkap yang menjadikan sajian laksa ini menjadi patut diberi acungan jempol. Aroma daun kemangi juga tidak terlewat begitu kita menyeruput kuahnya yang panas. Dan satu porsi Laksa Kp. Cincau ini cukup ditebus dengan harga 8ribu rupiah saja.

Konon Laksa Kp. Cincau ini sudah ada sejak tahun 50an! Dulu dijajakan oleh Bpk. Ocim, sehingga dikenal juga sebagai Laksa Mang Ocim. Saat ini sudah generasi ketiga, Pak Sumarna, yang meneruskan usaha laksa bogor ini. Yang cukup bikin saya terheran adalah jam buka laksa ini yang relatif pendek, buka dari sekitar jam 7 dan sudah tutup di jam 11. Padahal pelanggannya cukup banyak. Keramahan dari sang penjual juga menjadi nilai plus ketika bersantap di tempat yang sederhana ini. Tapi walaupun tempatnya sederhana, cita rasa Laksa Bogor yang ditawarkan oleh Laksa Kp Cincau ini sangat kaya. Tidak percaya? Silakan coba sendiri jika singgah untuk menikmati kuliner di kota Bogor :)

Mau tahu tempat makan lainnya di Bogor? Silakan lihat disini -> Wisata Kuliner Bogor

Minggu, 09 Juni 2013

WisataKuliner Madura - Nasi Bebek Sinjay


Wisata Kuliner Indonesia #284
Kuliner Madura
NASI BEBEK SINJAY

Jl. Raya Ketengan No. 45 Bangkalan
Telp.: 031-72665949
Madura


Bebek Sinjay Madura! Ikon kuliner yang satu ini sering sekali disebut oleh banyak orang ketika berbicara tentang kuliner di Madura. Bikin penasaran banget... Akhirnya bulan Mei 2013 datanglah kesempatan untuk dapat mengunjungi tempat ini. Sebenarnya apa sih istimewanya bebek yang satu ini? Ternyata memang beda, satu piring nasi hangat yang pulen dengan potongan daging bebek goreng disajikan dengan, ini yang unik, sambel mangga yang asem-asem pedes gimana gitu. Dan ya memang beda, bebek gorengnya dengan sangat terpaksa saya nobatkan sebagai "terbaik" dari beberapa tempat bebek goreng yang pernah saya kunjungi. Tekstur daging bebek yang sering disebut alot dan amis, tidak nampak sedikitpun disini. Dagingnya begitu lembut dengan bumbu yang meresap ke setiap serat dagingnya, aroma gurihnya pas dan gak main-main. Paduan kualitas yang sangat terjaga sejak sumber daging sampai proses pemasakannya. Yang bikin nambah nampol adalah sajian nasi yang pulen dan hangat plus sambal mangga yang bikin keringetan. Dengan penyajian yang sederhana ini, cita rasa yang disajikan oleh Nasi Bebek Sinjay bener-bener tidak sederhana!

Kalo mau nambah pelengkap boleh loh pesan Rempelo - Ati, atau mereka sering menyebutnya dengan kode RA. Ini juga bikin bengong, bumbu goreng yang biasanya tidak begitu dominan rasanya ketika menyantap jeroan bebek atau ayam ini, disini berbeda. Kayaknya "ngungkep"nya cukup lama, sehingga aroma gurih sangat kentara ketika kita menyantap rempelo dan ati ini. Dan satu lagi, biasanya rempelo kan alot yah, tapi disini juga begitu empuk dan "mudah dicerna". Mempesona...

Yang unik dari Kedai Nasi Bebek Sinjay ini adalah pola pemesanannya. Sebelum makan, kita harus antri dulu di kasir untuk memesan dan langsung membayar pesanan kita. Jadi yang pertama kali dateng suka bingung, karena tidak akan ada pelayan yang menanyakan pesanan kita. Satu porsi Nasi Bebek Sinjay berisi satu porsi nasi, bebek goreng, lalap dan sambel mangga, serta satu botoh Teh Botol Sosro yang sudah dibundling bersama paket ini seharga total Rp. 22.500,-. Kalo mau minum lainnya boleh menikmati kesegaran Kelapa Muda yang dijajakan di samping kedai, dengan pengelolaan terpisah dari Nasi Bebek ini. Bagi-bagi rezeki tampaknya :) Oh ya, jika mau menikmati Bebek Sinjay ini disarankan kita datang sebelum atau tepat pada jam makan siang. Lewat jam 1 siang, sulit untuk dijamin Anda masih mendapatkan kesempatan untuk menikmatinya, karena biasanya sudah habis! Tak heran antrian panjang selalu tampak di depan kasir, baik pada hari kerja maupun weekend. Satu lagi, tertulis dengan jelas di plangnya, "Tidak Membuka Cabang dan Tidak Melayani Pengiriman/Delivery". Jadi walau tampaknya banyak tempat yang mencatut namanya dengan memberi nama mirip bahkan serupa dengan tempat ini, tapi satu yang bisa tak bisa dicatut, kelezatan khas dari Nasi Bebek Sinjay Madura!

Sabtu, 01 Juni 2013

WisataKuliner Medan - Bika Ambon Zulaikha


Wisata Kuliner Indonesia #283
Kuliner Medan
BIKA AMBON ZULAIKHA

Jl. Mojopahit No. 62 (061 - 4528181)
Jl. Mojopahit No. 96 DEF (061 - 4552881)
Medan


Apa oleh-oleh khas Kota Medan? Ya, sebagian besar pasti akan menjawab Bika Ambon. Sejak zaman SMA saya sering menikmati bika ambon dari Medan yang memang memiliki cita rasa kelezatan yang berbeda dengan bika ambon produksi dari kota lain :) Puluhan (mungkin ratusan?) penjaja Bika Ambon kini hadir di Kota Medan, salah satunya yang cukup besar adalah Bika Ambon Zulaikha. Walaupun bukan pelopor Bika Ambon di Kota Medan, akan tetapi saat ini Bika Ambon Zulaikha menjadi yang banyak diburu. Salah satu faktornya tampaknya adalah hadirnya Sertifikat Halal dari MUI di tiap kemasan bika ambon ini, ya bagi negeri dengan penduduk Muslim mayoritas, faktor tersebut menjadi salah satu faktor kunci kesuksesan sebuah usaha kuliner. Saya mencoba membeli tiga varian dari tempat ini: Original, Pandan dan Keju. Yang original tentunya menghadirkan kelezatan khas dari kudapan yang sudah melegenda ini, legit dan lembut dengan serat yang khas. Yang pandan memberikan sentuhan wangi pandan yang memberikan "rangsangan" tersendiri untuk segera menyantapnya, sedangkan yang keju pasti sudah terbayangkan rasanya, manis dari kue bika ambon ini ternyata berpadu cantik dengan aroma keju yang menggugah selera, menambahkan kekayaan dalam cita rasa Bika Ambon dari Medan ini.

Membuka toko di Jl Mojopahit, dimana sudah banyak penjaja Bika Ambon di ruas jalan ini, malah menjadikan Bika Ambon Zulaikha cepat terkenal dan menjadi magnit baru, mengalahkan puluhan toko lainnya yang menjajakan kuliner serupa. Bika Ambon Zulaikha didirikan oleh Hj. Mairani (seperti yang tercantum di kotaknya) dan diberi nama sesuai nama putrinya, Zulaikha. Dikutip dari Intisari-Online: air nira menjadi kunci kelezatannya. Yang digunakan murni air nira dan kini sudah ada sertifikat halal dari MUI. Air niralah yang berperan membuat serat yang sempurna pada bika ambon. Air nira ini difermentasi hingga 10 jam, barulah proses pembuatan bika ambon berjalan sempurna.

Nah, inilah aneka varian dan daftar harga dari Bika Ambon Zulaikha. Yang ukuran standar mulai harga Rp. 43-50rb, sedangkan yang kecil (setengah ukurannya) mulai dari Rp.23-28rb. Alamat Bika Ambon Zulaikha ada di Jl Mojopahit yaitu no. 62 dan 96, untuk mendapatkannya hanya tersedia di dua tempat tersebut. Kita tidak akan mendapatkannya di tempat lain termasuk di Bandara Polonia. Bahkan di kotaknya tertulis aturan: "Dilarang keras memperjual-belikan kembali produk ini!". Tujuannya mungkin sederhana, membuat produk ini tetap ekslusif sebagai kuliner khas Medan :)

Mau tahu tempat makan lainnya di Kota Medan? Silakan lihat disini: Wisata Kuliner Medan

Kamis, 30 Mei 2013

WisataKuliner Medan - Roti Tissu Martabak Saren


Wisata Kuliner Indonesia #282
Kuliner Medan
ROTI TISSU MARTABAK SAREN

Jl. Perniagaan
Medan


Terbangun di sekitar jam 8 malam, hujan gerimis kecil ternyata tengah membahasi kota Medan. Setidaknya di kawasan Hotel Aston City Hall tempat saya menginap. Rasa lapar pun tak bisa terhindari. Nyebrang jalan ada aneka jajanan di Merdeka Walk, tapi koq ya terlalu mainstream. Pengen cari yang beda dan khas. Sedikit browsing, akhirnya menemukan sebuah nama kuliner unik yang tidak jauh dari tempat Lapangan Merdeka, Roti Tissu. Karena penasaran saya langsung melangkahkan kaki ke Jl Perniagaan yang terletak tepat di seberang pintu masuk Lapangan Merdeka. Ternyata disana berjajar tenda-tenda yang menyediakan aneka makanan. Dan akhirnya saya menemukan tempat penjual Roti Tissu ini, Martabak Saren nama tempatnya. Pesanan satu porsi menu ini pun langsung meluncur dari mulut saya. Proses pembuatannya ternyata cukup lama, adonan seperti adonan martabak, dibuat setipis mungkin, setipis tissu :) Kemudian diletakkan di atas penggorengan yang besar dan dengan hati-hati digulung berbentuk kerucut sampai bisa berdiri tegak. Wajar jika proses pembuatannya pun memakan waktu cukup lama. Setelah bisa "berdiri" tegak, Roti Tissu kemudian diguyur dengan susu coklat kental manis dan ditaburi parutan keju. Kalau tidak ada pemesan sebelum kita, maka beruntunglah kita karena sajian akan cepat tersaji di meja kita. Tapi kalau sudah banyak antrian di depan kita, siap-siap sabarlah. Paling tidak 30 menit lebih dihabiskan malam itu untuk menunggu pesanan itu dapat hadir di hadaapan saya. Rasanya? Top untuk sebuah cemilan, kerenyahan roti tissu ini patut diacungi jempol. Pernah makan crepes kan? Nah rasanya kurang lebih seperti itu lah, tapi tentunya dengan ukuran yang jauh lebih besar. Harga satu porsi Roti Tissu ini Rp. 20.000, dan cocok untuk dimakan berduaan bahkan beramai-ramai. Makanya saya kayak orang bego, makan kue yang besar ini sendirian :)

Sambil menunggu datangnya roti tissue, akhirnya rasa lapar membuat saya memesan Martabak Telur dari Martabak Saren ini. Martabak "terbalik" dengan kulit di dalam selayaknya martabak india atau martabak aceh, didampingi acar dan kari. Rasa martabaknya sih oke, cuma kurang cocok dengan rasa karinya yang menurut saya kurang "berasa". Masalah selera kali yah. Satu porsi martabak telur ini berharga Rp. 12.000.-/

Di malam hari, Jl Perniagaan ini memang menjadi pusat jajan yang banyak dikunjungi warga Medan. Selain Martabak Saren, kita juga bisa menemukan aneka kuliner lainnya seperti Roti Canai, Nasi Lemak, Mie Aceh, Nasi Goreng, Sea food, Dim Sum, aneka jus dan yang lainnya. Jadi buat yang cari makan malam di kota Medan, boleh menuju Jl. Perniagaan. Tinggal nyebrang dari pintu masuk Lapangan Merdeka yang ada di sebelah Selatan. Yuks....

Mau tahu tempat makan lainnya di Kota Medan? Silakan lihat disini: Wisata Kuliner Medan