Senin, 13 April 2015

WisataTaman Wisata Kuliner Sabang


Wisata Kuliner Indonesia #367
Kuliner Sabang - Aceh
Sate Gurita
Taman Wisata Kuliner Sabang


Sate Gurita, menu ini mungkin tidak mudah untuk ditemukan di kota lain di Indonesia, tapi tidak di kota Sabang. Ya, Sate Gurita memang menjadi salah satu ikon kuliner di kota Sabang, tidak sulit kita temukan beberapa penjual sate gurita di kota ujung Barat Indonesia ini. Salah satunya di Taman Wisata Kuliner Sabang. Di tempat makan berkonsep food court dan outdoor ini kita bisa menikmati sajian Sate Gurita, yang dapat dipilih apakah menggunakan bumbu kacang atau bumbu sate padang. Tekstur dari gurita ini tidak seperti cumi yang cenderung alot, tapi lembut, sepintas mirip dengan daging ayam. Penggemar cita rasa manis akan pilih bumbu kacang, sedangkan yang condong ke gurih silakan pilih bumbu sate padang. Harga satu porsi sate gurita ini Rp. 15.000 yang berisi sekitar 6 tusuk sate dan lontong.

Tidak cuma sate gurita, di Taman Wisata Kuliner ini juga kita dapat menikmati kuliner Aceh yang sudah terkenal se-antero Indonesia, apalagi jika bukan Mie Aceh. Terdapat dua sajian mie aceh yang bisa kita pilih apakah lebih suka kering atau berkuah. Untuk isiannya lebih beragam, apakah mau cumi, udang, daging sapi dan telur. Cita rasa mie aceh di sini layak dipoedjiken, gigitan pedasnya dapet dengan tetap menghadirkan aroma khas dari kuliner yang satu ini. Untuk satu porsi mie aceh udang harus ditebus dengan harga Rp. 20.000,- sedangkan mie aceh cumi Rp. 18.000. Untuk minumnya silakan coba pesan teh serai yang memberikan kehangatan teh dengan aroma serai yang menyegarkan.

Selain sate gurita dan mie aceh, masih banyak menu lainnya yang dapat kita nikmati di tempat ini seperti Nasi Goreng, Martabak aceh, sate padang, sate ayam, cumi goreng, mie bakso dan sebagainya. Tapi sebenarnya ada menu yang paling spesial di Taman Wisata Kuliner Sabang ini dan gratis lagi. Apakah itu? Hembusan semilir angin pantai dan pemandangan terbenamnya matahari. Ya dengan konsep outdoor di pinggir pantai kita bisa menikmati hembusan angin pantai di sore hari, sambil menantikan terbenamnya matahari di ufuk barat di taman wisata kuliner ini. Acungan jempol perlu diberikan kepada Pemerintah Kota Sabang yang membangun tempat kuliner sabang ini dengan konsep sederhana tapi memberikan kenyamanan bagi pengunjungnya. Selain menikmati keindahan alamnya, jangan lewatkan pula untuk berwisata kuliner di kota Sabang, kota dimana matahari terbenam paling akhir di Indonesia.


Jumat, 10 April 2015

WisataKuliner Aceh - Sie Reuboh


Wisata Kuliner Indonesia #366
Kuliner Aceh
Rumah Makan Delima Baru
Jl. Banda Aceh - Medan, Lubok Batee
Banda Aceh


Sekilas tampak seperti gulai daging, tapi begitu suapan pertama masuk ke mulut Anda akan temukan sensasinya yang berbeda, jauh dari yang dibayangkan sebelumnya. Setidaknya itu yang saya rasakan ketika mencicipi kuliner khas Aceh yang satu ini: Sie Reuboh yang menjadi andalan di Rumah Makan Delima Baru - Banda Aceh. Agak tersentak dengan cita rasa yang disajikan menu ini, rasa asam segar yang menyengat langsung memenuhi rongga mulut bertautan dengan sedikit cubitan pedas di antaranya, sangat berbeda dengan aroma gulai yang saya bayangkan sebelumnya. Rasa asam muncul dari cuka, berpadu dengan aneka rempah dalam kuah yang ternyata tidak menggunakan santan, tapi penuh lemak sehingga kental. Cita rasa ini meresap ke dalam setiap serat daging sapi yang menjadi bahan utama. Karena penuh lemak, maka Sie Reuboh ini wajib dihidangkan panas-panas. Dan uniknya ternyata menu ini juga menjadi pilihan buah tangan bagi orang-orang yang berkunjung di Aceh karena bisa tahan sampai satu bulan lamanya.

Ayam Tangkap
RM Delima Baru adalah rumah makan yang menyajikan aneka kuliner khas Aceh, dan tentunya jika berbicara kuliner Aceh tidak dapat dilepaskan dari salah satu item yang menjadi ikonnya: Ayam Tangkap. Ayam kampung yang dipotong kecil digoreng kering, dan berpadu dengan daun kering yang jadi ciri khas dari Ayam Tangkap. Ini adalah perpaduan dari daun pandan dan daun temurui atau yang dikenal juga dengan nama daun salam koja atau daun kari. Juga ada cabe hijau, yang kesemuanya digoreng kering dan dapat dimakan langsung, bukan sekedar bumbu atau penghias semata. Bisa disebut, belum ke Aceh jika belum mencicipi Ayam Tangkap.

Sie = Daging; Reuboh = Rebus, jadi sejatinya Sie Reuboh adalah daging rebus, tapi bukan rebus sembarang rebus tentunya, terbukti dengan lembutnya daging yang disajikan dalam menu ini. Walau hanya dibumbui bawang merah, bawang putih, cabe rawit, cabe merah dan merica, selain cuka, tetapi menikmati Sie Reuboh ini memberikan sensasi tersendiri yang unik. Dan sie reuboh di RM Delima Baru ini katanya berbeda dengan tempat lainnya, sehingga tak salah dinobatkan sebagai signature rumah makan ini. RM Delima Baru dapat kita temui dalam perjalanan antara Bandara Sultan Iskandar Muda menuju kota Banda Aceh, tepatnya di Jl Raya Banda Aceh - Medan, kawasan Lubok Batee. Sempatkanlah mampir jika berkunjung ke Aceh...

Mau tahu tempat Kuliner Aceh lainnya? Klik disini

Jumat, 03 April 2015

WisataKuliner Bogor - Martabak Kingkong


Wisata Kuliner Indonesia #365
Kuliner Bogor
MARTABAK KINGKONG
Depan Alfamart Jl. Bangbarung (Jl Achmad Sobana), Bantarjati - BOGOR


Martabak manis, siapa yang tidak kenal kudapan yang satu ini. Aoonan yang terbuat dari campuran tepung terigu, telur, dan gula dipanggang dalam ketel atau semacam loyang besi berbentuk bundar, kemudian ditaburi cokelat, gula, kacang, susu, dan lainnya sesuai selera. Seiring berjalannya waktu varian toping dari martabak ini juga mulai beragam, ada yang menggunakan keju, ketan hitam, kelapa, kismis, pisang, nangka dan sebagainya. Tapi ada yang berbeda dengan topping martabak manis yang disediakan oleh Martabak Kingkong, di daftar menu kita akan melihat pilihan topping yang "kekinian", sebut saja: Kit Kat Cokelat, Strawberry dan Green Tea, Snickers, Cokelat Van Houten dan Toblerone, Oreo, Coco Crunch, Marshmallow, Selai Nutella, Choco dan Choco Hazelnut Spread dari Ceres, Cokelat M&M's, Ovomaltine, bahkan Es Krim Magnum! Tentunya kita tidak bisa pilih semua topping tersebut dalam satu martabak, untuk ukuran kecil hanya bisa memilih dua topping sedangkan martabak ukuran besar bisa memilih sampai 4 topping. Contoh martabak yang saya pilih: adonan dasar martabak setelah dioles mentega kemudian dioles Ceres Choco Hazelnut, kemudian di atasnya ditaburi Coco Crunch, M&M's dan Marshmallow yang dibakar terlebih dahulu, dengan proporsi area yang sama. Awalnya saya pikir martabak ini akan terasa terlalu manis buat lidah saya, tapi ternyata dugaan tersebut salah, karena tidak tercampur maka justru kita punya keasikan tersendiri dalam menyantap setiap bagiannya. Dan choco hazelnut yang menjadi bahan olesan ternyata mengambil peran signifikan dalam melapisi rasa martabak ini menjadi ciamik. Jempol layak diberikan tidak hanya untuk kreativitasnya tapi juga atas cita rasa yang disajikan.

Menu Martabak Kingkong, harga berkisar dari Rp. 15rb s.d Rp. 90rb
Bagaimana dengan harganya? Disparitas harga cukup besar di Martabak Kingkong ini, tergantung dengan topping yang kita pilih. Untuk ukuran mini paling murah bisa kita beli dengan harga Rp. 15.000 sedangkan martabak besar yang paling mahal berharga Rp. 90rb. Untuk pilihan topping seperti di atas harus saya tebus dengan harga Rp. 75rb. Tapi yang perlu diperhatikan bahwa ukuran besar juga tidak sebesar martabak manis pada umumnya. Terkesan mahal memang, tapi jika melihat bahan baku premium yang digunakan memang layak dihargai seperti itu. Dan asiknya, topping yang diberikan memang tidak pelit, tidak hanya sekedar menutupi bahan dasarnya tapi memang menumpuk berjejal demi memberi kepuasan bagi para pembelinya

Outlet Martabak Kingkong Bogor
Sejatinya, Martabak Kingkong Bogor ini adalah cabang dari Kota Medan yang telah sukses "menjajah" kota tersebut dengan 12 gerainya dan satu cabang di kota Kisaran. Seperti dikutip dari okezone.com, outlet di Bogor ini adalah cabang ke-14 dari usaha yang dibangun oleh Risty Nasution dan Mahardika Krisnapati. Berjejer dengan "gerobak" lainnya di pelataran alfamart bangbarung seperti kebab baba rafi, aneka juice dan lainnya, Martabak Kingkong baru bisa kita temui mulai sore hari yaitu pukul 16.00 dan tutup pukul 21.00. Alat produksinya yang terbatas membuat banyak pelanggan harus rela mengantri untuk mendapat giliran mendapatkan pesanan martabaknya. Tapi itu tidak menyurutkan niat mereka untuk bisa turut menikmati manisnya Martabak Kingkong yang berbeda. Penasaran?

Untuk menikmati wisata kuliner Bogor lainnya silakan klik disini.

Peta Lokasi / Alamat Martabak Kingkong Bogor:


Kamis, 02 April 2015

WisataKuliner Bogor - Resto Karimata


Wisata Kuliner Indonesia #363
Kuliner Bogor
RM KARIMATA
Depan Pintu Tol Sentul Selatan-2
The Grand Sentul City - Bogor
Telp: 0251-3686976 / 085782887745


Menciptakan menu "signature" alias andalan yang unik dan enak memang gampang gampang susah. Gampang karena kita bisa berkreasi sesuka hati dalam proses penciptaannya, tapi bisa jadi susah jika ternyata hasilnya tidak diterima dengan mulut tangan terbuka oleh para pelanggannya. Nah, di antara tempat makan yang saya nilai berhasil dalam penciptaan menu "signature" adalah RM Karimata. Ya, mungkin lebih dari 90% pengunjung resto ini memburu menu yang sama: Patin Bakar dalam Bambu, sebuah sajian yang unik dari segi penamaan dan penyajian, dengan tetap mengutamakan keunggulan rasa. Ikan Patin dengan tekstur daging yang lunak dan cenderung bau amis, disulap dalam balutan aneka rempah yang berlimpah, dibungkus daun pisang dan dibakar dalam bambu besar. Hmmmm, aroma harum yang khas lansung menyeruak begitu bambu dibuka di hadapan kita. Bumbu yang "royal" membuat aromanya meresap ke dalam daging ikan patin ini, tanpa merusak teksturnya yang tetap lembut. Ada sedikit gigitan pedas yang semakin menguatkan rasa yang telah ada. Satu porsi patin bakar dalam bambu ini harganya Rp. 120ribu, tapi jangan bilang mahal dulu, karena satu porsinya bisa disantap untuk 2-3 orang.


Penasaran untuk coba menu lainnya, Sup Gurame Pedas Kemangi jadi pilihan berikutnya. Dari namanya saja sudah terbayang rasanya, gurame dalam kuah sop yang asam dan pedas dengan timpalan harum daun kemangi. Cita rasa ini mengingatkan saya pada Sop Ikan di RM Taman Taktakan, Serang, yang sama-sama menggunakan kemangi untuk menciptakan aroma yang aduhai dari sajian ini. Harga satu porsinya 90 ribu rupiah dan bisa dinikmati bersama untuk 2-4 orang.

Satu lagi yang dari judul menunya bikin saya penasaran untuk memesan, Udang Bakar Madu. Tampak beberapa potong udang kecil ditusuk menggunakan tusukan sate, sekilas seperti udang bakar biasa. Tapi begitu gigitan pertama masuk ke mulut, ada cita rasa manis dan gurih yang berpadu yang tapaknya dihasilkan oleh madu yang menjadi bumbu dari menu yang satu ini. Walaupun tidak sekaya udang bakar madu dari Gubuk Mang Engking, tapi rasa dari sajian ini tetap boleh dipoedjikeun. Harga satu porsinya Rp. 60ribu.

Ada dua cabang RM Karimata yang bisa kita sambangi, yang satu di Sentul Selatan Bogor dan satu lagi di Samping Mall TAMINI Square, Jl. Raya Taman Mini, Jakarta Timur. Saya baru mencoba yang di Bogor ini, udara sejuk yang dihasilkan angin yang sepoi-sepoi menjadi tambahan nilai buat tempat makan ini. Ya, RM Karimata di Sentul Selatan ini memang menghadap ke lembah, sehingga angin bisa berhembus masuk ke resto ini tanpa penahan. Hati-hati jika datang ke tempat ini pada jam makan siang di hari libur atau akhir pekan, hampir semua meja terisi penuh oleh pelanggan. Dan jangan datang di hari Senin karena resto ini tutup. Buat yang akan berwisata kuliner di kota Bogor, RM Karimata dengan Ikan Patin Bakar dalam Bambu - nya ini layak dicatat sebagai destinasi kuliner Anda.



Senin, 30 Maret 2015

WisataKuliner Manado - Bambuden Resto

Ikan Mas Woku Belanga - Khas dari Bambuden Sario Restaurant

Wisata Kuliner Indonesia #362
Kuliner Manado
BAMBUDEN RESTAURANT
Jl. Pemuda No. 2 Sario � Manado
Telp : 0431 - 852459 / 864096 / 9197772

Ada yang berbeda dari sajian di restaurant yang satu ini. Hanya tiga menu yang ditonjolkan: Ikan Mas Bakar Rica, Ikan Mas Woku Belanga dan Ikan Mas Goreng Crispy. Walau hanya itu saja menu andalannya, tapi malam itu ketika saya mengunjungi resto Bambuden yang berada di kawasan Sario - Manado ini, semua bangku di resto ini tampak hampir semuanya terisi. Apa yang membuat hidangan resto ini istimewa? Saya coba pesan Ikan Mas Woku Belanga, setelah menunggu cukup lama hadirlah satu mangkuk ikan mas dalam kuah kuning beraroma khas. Semula saya pikir kuah woku ini menggunakan santan, tapi ternyata tidak, rempah yang berlimpahlah yang membuat hidangan ini harum dan menggugah selera. Rasa gurih dan sedikit rasa pedas muncul ketika kuah woku ini diseruput, dan bumbu ini meresap ke dalam daging ikan mas. Sebuah cita rasa yang dihasilkan dari paduan dari daun jeruk, daun kemangi, kunyit, jahe dan aneka rempah lainnya, tak lupa gigitan rasa pedas dari cabe rawit yang memperkaya rasa. Biasanya bumbu woku belanga ini menggunakan ikan laut seperti kakap dan bobara, tetapi sajian di Bambuden ini menggunakan ikan air tawar seperti ikan mas ini sebagai bahan utamanya. Inilah yang menjadi salah satu keunggulan pembeda dari tempat makan yang satu ini.

Ikan Mas Bakar RIca
Yang tak kalah layak untuk dicoba adalah Ikan Bakar Rica-nya. Ikan mas segar dibakar dengan bumbu rica yang minimalis, menyisakan tekstur ikan yang terjaga dengan balutan rasa pedas yang nendang khas rica. Jika kita terbiasa menikmati ikan bakar di pulau Jawa, mungkin kita akan merasa sajian ikan bakar yang satu ini terasa "plain", tapi justru disitulah kelebihannya menurut saya. Kita memang diajak untuk benar-benar "makan" ikan dengan menikmati aroma khas yang keluar dengan tekstur ikan yang tetap utuh. Sentuhan rasa asin nan gurih dan cubitan rasa pedas dari bumbu rica muncul hanya untuk "pemanis" saja. Cakep....


"Untuk mempersingkat waktu menunggu, pesanan dapat diorder terlebih dahulu lewat telepon melalui nomor: 082291107708, Terima Kasih", begitu pesan yang tampak di meja kasir Bambuden Resto ini. Tadinya saya tidak begitu mengerti kenapa pesan seperti itu perlu dipajang sedemikian rupa, tetapi maksudnya baru saya sadari setelah ikan mas woku belanga yang saya pesan baru hadir 45 menit setelah pesanan disampaikan. Waktu yang sangat lama ini tentunya cukup menyiksa, karena aroma wangi masakan dari meja sebelah telah mengusik ketenangan aneka bakteri yang hadir di alat pencernaanku. Ada dua hal yang menyebabkan pemesanan ini berlangsung cukup lama: yang pertama adalah proses memasak yang memang lama dan yang kedua adalah adanya dua rombongan besar yang hadir pada malam itu dan sudah melakukan reservasi sebelumnya, sehingga pesanan saya mendapatkan urutan agak jauh di belakang... Nasib... Tapi mungkin itulah berkah karena dengan perut yang lapar, maka setiap syaraf di indera pengecap kita dapat menikmati setiap titik rasa yang dihasilkan oleh sajian yang dihidangkan ini. Yang jelas jika tengah berwisata kuliner di Kota Manado, Ikan Mas Woku Belanga dan Ikan Mas Bakar Rica olah dari Bambuden Resto ini layak untuk dimasukkan dalam agenda wisata yang anda susun.

Mau Wisata Kuliner di Manado yang lainnya? Silakan klik tautan ini...

Peta Lokasi / Alamat Bambuden Sario Restaurant:


Jumat, 27 Maret 2015

WisataKuliner Manado - Nasi Kuning "Selamat Pagi"


Wisata Kuliner Indonesia #361
Kuliner Manado
NASI KUNING "SELAMAT PAGI"
Kampung Kodo 74 (samping hotel Kawanua Kecil) � Manado
Telp : 0431 - 860197


Nasi Kuning menurut saya adalah salah satu kuliner khas Indonesia yang populer. Kita banyak temukan penjual nasi kuning di pelbagai kota dengan ciri khasnya masing-masing. Tak terkecuali di Manado, di sini nasi kuning bisa kita nikmati kapan saja kita mau. Kenapa? Karena banyak penjaja nasi kuning yang berjualan selama 24 jam seharinya, salah satunya adalah Nasi Kuning "Selamat Pagi" yang berada di kawasan Kampung Kodo, kawasan Jalan Sudirman. Kedainya tampak seperti rumah biasa, hanya sebuah plang kecil yang menjadi penanda bahwa rumah ini menjual nasi kuning. Nasi kuningnya terasa tidak jauh berbeda dengan nasi kuning yang biasa kita temui di tempat lain, yang membedakan adalah lauk pendampingnya. Ya, di nasi kuning khas manado ini kita akan menemukan suwiran daging sapi yang manis, abon ikan cakalang, "semur" kentang, kentang kering dan telur rebus sebagai opsionalnya. Ini semua disempurnakan dengan sambal yang nendang yang tersedia di tiap meja. Satu porsi nasi kuning di tempat ini harus ditebus dengan harga Rp. 18.000,-. Coba juga pesan satu porsi nasi kuning untuk dibawa pulang, kita akan mendapatkan "packaging" yang cantik. Ya, nasi kuning ini dibungkus tidak menggunakan kertas atau daun pisang seperti biasa kita temui di pulau Jawa, tapi dibungkus menggunakan daun woka yang memiliki bentuk yang unik.

Di Manado kita akan dengan mudah menemukan penjaja nasi kuning, dan dari beberapa yang terkenal salah satunya adalah tempat ini. Pertama kali saya mengunjungi Nasi Kuning "Selamat Pagi" adalah sekitar 5 tahun lalu. Waktu itu saya baru tiba di kota Manado sekitar pukul sepuluh malam. Karena belum sempat makan malam, begitu menyimpan barang di hotel Aston tempat saya menginap, langsung saya langkahkan kaki ke tempat ini yang berjarak sekitar 100 meter dari hotel itu. Setelah selesai bersantap, saya bertanya kepada sang empunya, "Warung ini buka sampai jam berapa bang?". Dia cuma bingung menatap saya tanpa menjawab, setelah saya ulang lagi pertanyaannya dia baru menjawab lirih "Gak pernah tutup pak". Ooohh, di situ saya baru tahu bahwa warung makan ini buka selama 24 jam seharinya. Jadi untuk yang ingin menikmati nasi kuning khas Manado untuk menu sarapan, makan siang maupun makan malam, anda bisa berkunjung ke Nasi Kuning "Selamat Pagi" dan merasakan sensasi nikmatnya nasi kuning khas Manado di sana tanpa takut warungnya keburu tutup :)

Peta Lokasi / Alamat Nasi Kuning Selamat Pagi:


Minggu, 15 Maret 2015

WisataKuliner Bogor - Surabi Duren Sukasari

Surabi Duren Nangka Keju
Wisata Kuliner Indonesia #360
Kuliner Bogor
SURABI DUREN SUKASARI
Jalan Raya Tajur (seberang Kuntum Nursery) - Bogor
Telp: 0878 7007 8207


Surabi atau biasa juga disebut dengan Serabi merupakan kudapan tradisional yang berbahan dasar tepung beras, terigu dan santan. Yang cukup terkenal adalah gagrak surabi bandung dengan oncom untuk versi yang asin dan surabi dengan kinca untuk versi yang manis. Juga ada gagrak solo yang saat ini banyak dipopulerkan oleh brand Surabi Solo Notosuman. Akan tetapi sekarang kuliner yang satu ini mengalami evolusi dengan sentuhan yang menghasilkan beraneka jenis sajian surabi. Contohnya di Bogor, ada Surabi Duren Sukasari. Ya, sesuai namanya "signature" di kedai ini adalah surabi durennya. Proses pembuatan surabinya sendiri masih menggunakan cara tradisional, adonan serabi dimasak menggunakan cetakan khusus dari tanah liat yang dimasak dengan kayu bakar. Yang membedakan adalah proses penyajian akhirnya, khusus untuk menu surabi duren yang jadi andalannya, tempat ini menuangkan vla duren dengan cita rasa duren yang khas. Walaupun menggunakan perasa, tapi aroma duren yang dihasilkan buat saya pas dan kayaknya tetap menggunakan durian asli sebagai penguat rasanya. Tidak hanya vla duren, di atas surabi ini juga kita bisa pilih tambahan lainnya seperti cokelat, keju, pisang, dan nangka. Harganya berkisar antara Rp. 7.500 s.d Rp. 10.000 untuk satu porsinya.

Surabi Oncom Ayam Special
Di Surabi Duren Sukasari ini memang ada dua pilihan jenis serabi: manis dan asin. Untuk yang manis kita bisa pilih surabi dengan topping duren, coklat, pisang, nangka dan sebagainya. Yang asin juga tak kalah istimewanya, ada topping oncom, ayam, sosis dan telur yang bisa kita pilih. Saya mencoba Surabi Oncom Ayam Special (Rp. 8000), Surabi oncom dengan tambahan suwiran ayam dan diguyur dengan saus special khas buatan dari kedai ini. Sausnya sendiri dari mayonaise dan sambal, yang menghasilkan rasa gurih, dan sedikit manis dan pedas. Sebuah inovasi dari olahan kuliner tradisional yang memberikan cita rasa "mewah"yang lezat.

Surabi Duren Sukasari hadir sejak 10 tahun lalu di Bogor, sekitar tahun 2004. Awalnya menempati kaki lima di ujung jalan Sukasari, yang menjadi asal dari "brand" surabi ini. Cita rasanya yang unik membuat indera pengecap banyak warga Bogor terpikat, sehingga "warung tenda" surabi duren ini tidak pernah sepi. Di malam akhir pekan, siap-siaplah untuk mengantri tempat duduk kita singgah di sana. Sayang, di tahun 2014 lalu, sang pemilik lahan di belakang tenda kaki lima ini memutuskan untuk membuka usaha yang mengharuskan Surabi Duren Sukasari ini pindah. Tapi tak berapa lama, di sekitar tempat ini ternyata muncul usaha serupa, Surabi Duren, sehingga banyak pelanggan yang menyangka tempat makan ini masihlah sama dengan Surabi Duren Sukasari yang dulu. Tapi jangan salah, Surabi Duren Sukasari yang asli saat ini hanya dapat ditemui di Jl. Tajur, tak jauh dari Kuntum Nursery, yang menyediakan wisata agro dan resto.

UPDATE (18 April 2016):
Lokasi Surabi Duren Sukasari, sudah kembali ke Jalan Sukasari, tepat di pertemuan dengan Jl. Pajajaran - nya.
Peta di bawah juga sudah saya update ke lokasi yang sekarang.

Untuk lokasi/alamat tepatnya Surabi Duren Sukasari dapat dilihat di sini: