Minggu, 23 Maret 2014

WisataKuliner Padang - Es Durian Ganti Nan Lamo


Wisata Kuliner Indonesia #317
Es Durian "GANTI NAN LAMO"
Jl. Pulau Karam No 103B - (0751)39464
Jl. HOS Cokroaminoto No 31B - (0751)26203
PADANG


Saat ini di berbagai kota, banyak bermunculan kedai-kedai yang menjual olahan buah durian yang dijadikan aneka es. Tapi ternyata di Kota Padang, olahan es durian ini sudah ada sejak 1960! Es Durian Ganti Nan Lamo namanya, tidak kenal musim duren, tempat ini selalu menyajikan olahan es dengan rasa yang tidak berubah sejak dulu. Pilihan yang selalu menjadi favorit saya adalah Es Durian Tok alias es durian saja. Buah durian diolah menjadi seperti saus, kemudian disajikan dengan es serut dan kucuran susu kental manis coklat. Yang bikin nonjok adalah cita rasa es duriannya, rasa manis dan aroma durian yang khas dari olahan sausnya disajikan dengan porsi yang seimbang dengan es serutnya sehingga memberikan kepuasan yang paripurna buat para penikmatnya. Satu porsi Es Durian Tok ini bisa ditebus dengan harga Rp. 17.000,-

Mau mendapatkan sensasi yang berbeda? Coba pilih menu Es Krim Durian, kali ini saus durian tidak hanya berteman dengan es serut, tapi diguyurkan di atas es krim berbagai rasa, seperti coklat, strawberry dan vanilla. Paduan ini memang jarang ditemukan di tempat lain, dan jika durian yang disajikan tidak berkualitas baik, tampaknya sulit untuk menciptakan sajian yang menggoda paduan es krim dan es durian ini. Sama dengan Es Durian Tok, Es Krim Durian ini harganya Rp. 17.000 per porsinya.

Di buku menu tertulis sejarah Es Durian Ganti Nan Lamo yang dibangun oleh Alm. Incek Sinyo sejak tahun 1960, dan saat ini sudah dikelola oleh generasi ketiganya. Dan di tangan generasi ketiga ini pula kedai Es Durian Ganti Nan Lamo berekspansi dengan menambah satu buah outlet di Jl. HOS Cokroaminoto, hanya sekitar 20 meter dari kedai lamanya yang berada di Jl. Pulau Karam. Buka dari jam 11 siang sampai jam 11 malam, kedua kedai ini tidak pernah terlihat sepi dari pengunjung baik dari pelanggan lokal maupun para tamu dari luar kota. Selain menyajikan es durian, kedai ini juga menyajikan beragam makanan sebagai pelengkap seperti sate padang, pempek dan lain-lain. Tampaknya kurang lengkap kunjungan ke kota Padang tanpa menghampiri salah satu kuliner legendaris di kota ini. Yuukkkk....

Mencari tempat makan di Kota Padang lainnya? Klik ini: Kuliner Padang


Senin, 17 Maret 2014

WisataKuliner Padang - Martabak Hayuda, Si Pelopor Martabak Kubang


 Wisata Kuliner Indonesia #316
Martabak Kubang HAYUDA
Jl. Prof M. Yamin SH No. 138 B (daerah Pasar Raya)
PADANG
Telp: 0751-28143


Sepintas tidak ada yang berbeda antara martabak kubang dengan martabak telor pada umumnya. Akan tetapi keistimewaan mulai terasa begitu potongan pertama masuk mulut, gurihnya adonan martabak kaya rempah ditimpali dengan daging sapi yang telah dicincang memenuhi rongga mulut kita dengan sensasi yang melenakan. Dan sensasi itu belumlah usai, guyur atau celupkan potongan martabak dengan kuah yang tersedia. Kuah cuka dengan potongan tomat, bawang bombay dan irisan cabe rawit di dalamnya itu membuat indera pengecap kita mendapatkan sensasi manis, asin, asam dan segar dengan sedikit cubitan pedas yang melengkapi gurihnya potongan martabak kubang ini. Ya, pengalaman kuliner ini bisa didapatkan di Martabak Kubang HAYUDA yang berada di Jl. M. Yamin, kawasan Pasar Raya Padang. Satu porsi martabak Kubang ini bisa kita nikmati dengan harga Rp. 18.000 saja.

Buka dari siang sampai jam satu malam, penggorengan di Martabak Hayuda ini tidak pernah kosong, selalu penuh terisi dengan pesanan yang terus mengalir. Mengintip sebuah thesis mahasiswa di Universitas Andalas ternyata HAYUDA merupakan singkatan dari Haji Yusri Darwis, sang pelopor usaha Martabak Kubang ini. Kubang sendiri adalah nama sebuah desa kecil di Kecamatan Guguk Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, tempat kelahiran Yusri Darwis. Sejak tahun 1971, beliau telah merintis usaha martabak ini, mulai dari kaki lima sampai berbentuk restoran dengan banyak cabang di beberapa kota termasuk Jakarta seperti sekarang. Suksesnya membuat orang banyak meniru nama martabak kubang yang diperkenalkannya, sehingga akhirnya nama "Martabak Kubang" dipatenkan sejak tahun 1999, agar orang tidak salah lagi memilih.

Saat ini Martabak Kubang Hayuda telah memiliki 5 cabang di luar Padang yaitu di Jakarta, Depok, Serpong dan Bogor. Jadi kalo ke Padang, jangan sampai lewatkan untuk mencicipi Martabak Kubang HAYUDA di tempat aslinya.

Mau tau tempat makan di Kota Padang lainnya? Klik ini: Kuliner Padang

Kamis, 13 Maret 2014

WisataKuliner Padang - Soto Garuda


Wisata Kuliner Indonesia #315
SOTO GARUDA
Jl. Letjen S Parman No 112 PADANG
Telp: 0751-7055046


Soto Padang, daging yang dipotong kecil-kecil dengan sempalan kriuknya paru goreng dalam segarnya kuah soto nan gurih dan dilengkapi dengan bihun dan kentang di dalamnya. Dimakan bersama nasi hangat yang sudah ditaburi kerupuk merah, srupuuuuttt... Kesan itu yang saya dapat ketika menyantap soto di Soto Garuda - Kota Padang. Soto ini banyak dirujuk sebagai salah satu kuliner di kota Padang yang perlu dikunjungi. Dan saya harus ikut merekomendasikan soto ini, kegurihan kuahnya membuat saya bahkan gak berani menambahkan kecap atau sambal, takut kehilangan kenikmatan asilnya. Harga satu porsi soto daging dengan nasinya Rp. 23.000,-.

Ada juga menu lainnya, Tahu Kecap misalnya. Jangan bayangkan ini hanya tahu yang diberi kecap. Tahu Kecap menurut saya mirip dengan gado-gado rasanya. Potongan tahu dan kupat ditemani mie kuning dan taburan kerupuk diguyur dengan bumbu kacang manis. Bumbu kacangnya ini yang mirip rasanya dengan bumbu gado-gado walaupun warnanya sedikit lebih merah. Seporsi Tahu Kecap ini harganya Rp. 16.000.

Ada dua kedai Soto Garuda di Padang, satu di Jl Pattimura dan satu lagi yang saya kunjungi di Jl. S Parman. Buka dari jam 7 pagi sampai jam 9 malam, soto ini memang menu universal yang dapat kita santap sebagai menu sarapan, makan siang ataupun makan malam. Tertarik untuk mencobanya?

Rabu, 12 Maret 2014

WisataKuliner Padang - Sate Itjap


Wisata Kuliner Indonesia #314
SATE ITJAP
Jl. Rasuna Said No. 99 PADANG
Telp.: 081266338688


Akan sulit mencari "Sate Padang" di Kota Padang. Ya, karena disini "sate padang" hanya ditulis sebagai "sate" saja. Tidak terkecuali di salah satu penjaja Sate Padang yang cukup banyak pelanggannya di kota ini: Sate Itjap. Tidak sampai 5 menit sejak kita pesan, satu porsi sate lengkap dengan kupatnya hadir di meja kita. Ada yang unik dari sajian sate Itjap ini, semburat rasa manis menyeruak dari daging yang baru dibakar. Berpadu cantik dengan bumbu saus sate yang khas berwarna dengan kecoklatan dengan gigitan rasa pedasnya. Rancak bana... Satu porsi sate ijtap ini bisa harganya Rp. 18.000.

Tidak sulit menemukan Kedai Sate Itjap karena letaknya yang berada di ruas jalan utama Jl. Rasuna Said. Buka dari jam 4 sore sampai jam 1 malam, tampak silih berganti pelanggan memenuhi ruangan yang berkapasitas sekitar 30 orang tersebut, terutama di jam makan malam. Jadi buat yang tengah berkunjung ke Ibu Kota Propinsi Sumatera Barat ini, Sate Itjap saya rekomendasikan untuk dicicipi.

Senin, 03 Maret 2014

WisataKuliner Malang - Sarapan di Pecel Kawi


Wisata Kuliner Indonesia #313
PECEL KAWI
Jl. Kawi Atas No. 43B/46
Malang
Telp: 0341-561911

Sarapan di kota Malang memang menyajikan beragam pilihan kuliner yang menggoda. Salah satunya bisa kita dapatkan di Pecel Kawi. Di kedai sederhana kita bisa menikmati sepiring nasi pecel dengan harga delapan ribu rupiah saja. Kacang panjang, tauge, timun, kangkung, daun kemangi cipir dan lain-lain disajikan di atas nasi hangat dan diguyur bumbu pecel, tak lupa peyek kacang dan kripik tempe sebagai pelengkapnya. Bumbu pecel ini konon yang menjadi magnet utama di rumah makan tradisional ini. Gurih dan sedikit semburat rasa pedas muncul begitu kita mencicipi bumbu kacang ini. Rasa manisnya pun tidak berlebih jika dibanding bumbu pecel yang biasa ditemui di Jawa Tengah dan Jogja. Dan buat saya nasi pecel itu belum lengkap tanpa kehadiran telur ceplok alias telur mata sapi. Ya, di tempat ini beragam lauk tambahan tersaji layaknya di warung tegal, tinggal pilih.

Untuk minumnya, Es Beras Kencur merupakan pilihan yang paling tepat. Kesegaran beras kencur dingin benar-benar memberi suntikan semangat di pagi hari. Disajikan dalam botol plastik kecil, tampaknya satu botol kurang deh, apalagi buat penggemar beras kencur seperti saya. Suegeerr benerrr...

Tidak sulit menemukan lokasi Pecel Kawi ini karena berada di ruas Jl Kawi, tidak jauh dari Alun-Alun Kota Malang. Suasana jaman baheula masih melekat dan tampaknya dipertahankan di kedai yang sudah memulai usahanya sejak 1975 ini. Jadi jika bepergian ke Malang silakan untuk mencoba sarapan di Pecel Kawi ini, yuks...

Mau tau tempat makan lainnya di Kota Malang? Cek aja disini >> Kuliner Malang

Senin, 24 Februari 2014

WisataKuliner Sukabumi - Mochi, Oleh-Oleh Khas Sukabumi

Wisata Kuliner Indonesia #312
Mochi Kaswari "LAMPION"
Jl. Bhayangkara - Gg Kaswari II No. 9 dan 19
Sukabumi
Telp: 0266 266534

Tidak sah kalo jalan-jalan ke Sukabumi tanpa membawa pulang mochi. Ya, kudapan yang satu ini memang menjadi oleh-oleh wajib jika berkunjung ke kota ini. Banyak penjaja kue mochi di kota ini, tapi ada satu yang kondang dan konon merupakan pelopor kuliner khas Sukabumi ini: Mochi Kaswari "LAMPION". Di sebuah gang di Jl Bhayangkara, terdapat sebuah bangunan baru yang cukup mencolok yang merupakan outlet penjualan mochi yang lebih sering disebut dengan Mochi Lampion ini. Aneka rasa mochi tersaji disini: suji pandan, vanila, durian, pisang ambon, blueberry, melon, mocca, coklat, keju dan strawberry. Semuanya berisi kacang tanah manis, yang membedakan adalah rasa di "daging"-nya. Kenyal, lembut dan manisnya terasa begitu seksi di mulut kita, mungkin inilah yang membedakan Mochi Lampion ini dengan mochi lainnya, adonannya passss... Dikemas dalam kotak berisi sepuluh butir mochi, dan diikat setiap lima kotak, Mochi Lampion dijual seharga Rp. 30.000/ikat atau Rp. 6.000/kotak. Dan kita boleh memadukan rasa yang ada biar gak penasaran. Sayangnya mochi ini memang tidak terlalu tahan lama, disarankan untuk dihabiskan dalam waktu empat hari saja, bahkan untuk beberapa varian seperti durian dan keju hanya tahan dua hari. Bisa dimasukkan ke kulkas sih, tapi tentunya akan menghilangkan kekenyalan yang menjadi ciri khas penganan ini.

Berdasar informasi yang didapat dari brosur yang tersedia di outlet Mochi Kaswari "Lampion", usaha ini didirikan sejak tahun 1983 oleh Bapak Kuswandi dan sekarang sudah dikelola oleh generasi keduanya dan tidak membuka cabang di tempat lain. Akan tetapi sejak tanggal 12 Februari 204, telah dibuka Galeri Mochi Kaswari Lampion yang berada di mulut gang kaswari II, tidak jauh dari jalan raya bhayangkara. Ini tentunya memudahkan konsumen yang tidak perlu masuk sampai ke dalam gang untuk membeli mochi lampion di pabriknya. Sekitar 2000 keranjang diproduksi setiap harinya, dan jumlah ini dapat meningkat dua kali lipat di saat hari libur atau akhir pekan. Memang kuliner Sukabumi saat ini tidak bisa dipisahkan dengan kehadiran Mochi.

Minggu, 23 Februari 2014

WisataKuliner Sukabumi - Nasi Uduk Ungu, Unik dan Enak


Wisata Kuliner Indonesia #311
Mamih Ungu Resto
Jl. Brawijaya No. 16 Sukabumi
Telp: 0266 - 210175


Pernah makan nasi berwarna ungu? Atau paling tidak pernah melihatnya? Di Sukabumi ada sebuah resto yang menyajikan nasi yang berwarna ungu, nama tempatnya Mamih Ungu Resto. Menu andalan dari Resto ini adalah Nasi Uduk Ungu Special, nasi uduk berwarna ungu yang disajikan dengan ayam goreng kemiri, tahu, tempe, lalap+sambal serta telor dadar tipis sebagai alasnya. Dari mana warna ungu untuk nasi itu didapat? Sang empunya bilang bahwa warna tersebut berasal dari buah bit dan ubi, rasanya tidak kentara pada nasi uduk yang sudah gurih itu, tapi kandungan gizi yang terdapat pada umbi-umbian itu menjadi nilai tambah tersendiri untuk sajian ini, selain tentunya penampilannya yang unik dan menarik. Acungan jempol juga harus diberikan atas ayam goreng yang menjadi lauk utama pendamping Nasi Ungu ini. Menggunakan ayam kampung sebagai bahan dasarnya, ayam goreng ini terasa begitu gurih dan empuk, bumbunya benar-benar meresap ke dalam setiap helai dagingnya. Satu porsi Nasi Uduk Ungu Special ini dapat kita nikmati dengan harga Rp. 23.000. Selain Nasi Uduk Ungu, tempat ini juga menawarkan satu menu unik lainnya yaitu Nasi Uduk Ijo yang bercita rasa agak pedas karena menggunakan cabe hijau sebagai campurannya.


Dari situsnya, mamihungu.com, tertulis bahwa Mamih Ungu Resto ini baru memulai usahanya di tahun 2007 dengan menawarkan aneka sajian khas Sunda. Mulai berkembang pesat setelah mulai ditawarkannya Nasi Ungu ini kepada para pelanggannya. Pada tahun 2013, resto ini berekspansi dengan membuka tempat yang lebih besar, tidak jauh dari tempat asalnya. Saat ini, Nasi Ungu menjadi salah satu ikon kuliner Kota Sukabumi sehingga dapat menarik para wisatawan maupun penduduk kota ini untuk mmenikmati sajian yang unik ini. Penasaran?


Wajah kelaparan rekan-rekan Relawan TIK Indonesia di Mamih Ungu Resto - Sukabumi